Uang Elektronik Tumbuh 66,6 Persen Berkat e-Commerce dan Transportasi Online
Merdeka.com - Bank Indonesia (BI) mencatat secara keseluruhan sistem pembayaran tetap terpelihara baik tunai maupun nontunai. Untuk sistem pembayaran nontunai sendiri terjadi peningkatan yang terjadi secara konsisten atau terus menerus.
Gubernur BI, Perry Warjiyo, menyebutkan pembayaran tunai tetap tumbuh positif meski nontunai terus meningkat. Terlihat dari Uang Yang Diedarkan (UYD) tumbuh 7,4 persen secara year on year (yoy) pada Februari 2019.
"Sedangkan pembayaran nontunai secara konsisten terus meningkat," kata dia di Kantornya, Jakarta, Kamis (21/3).
Dia mengungkapkan, peningkatan terjadi pada penggunaan Uang Elektronik (UE). Secara keseluruhan, untuk pembayaran nontunai baik itu penggunaan ATM-Debit, Kartu Kredit dan UE tumbuh 15,3 persen (yoy) pada Januari 2019. "UE yang mengalami pertumbuhan mencapai 66,6 persen (yoy)," ujarnya.
Sementara itu, penggunaan ATM-Debit masih mendominasi transaksi sistem pembayaran ritel dengan pangsa 94,8 persen dan pertumbuhan 15,4 persen (yoy).
Sementara itu, penggunaan UE semakin populer, terutama sebagai instrumen pembayaran untuk moda transportasi dan e-commerce. "Ke depan Bank Indonesia akan terus memperkuat peran sistem pembayaran dalam mendukung kegiatan ekonomi," tutupnya.
(mdk/bim)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya