BKPM harap perombakan kabinet percepat realisasi investasi
"Ada Rp 2 ribu triliun minat investasi menunggu."
Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Franky Sibarani berharap perombakan kabinet kerja bisa memercepat realisasi investasi. Saat ini, menurutnya, sudah ada komitmen investasi senilai Rp 2 ribu triliun.
"Penyegaran ini tujuannya untuk memberikan hal-hal yang lebih baik. Investasi diharapkan semua program yang dibahas di Kementerian Koordinator Perekenomian tetap dijalankan," ujar dia saat ditemui di Kementerian Koordinator Perekonomian, Jakarta, Rabu (12/8).
Franky menghadiri serah terima jabatan menteri koordinator perekonomian antara Sofyan Djalil dan Darmin Nasution. Nama yang disebut terakhir diharapkan Franky bisa langsung bekerja membahas permohonan investasi asing.
"Ada Rp 2 ribu triliun minat investasi menunggu bukan dalam konteks kebijakan tapi pemberian kemudahan fasilitasi sehingga untuk tetap melakukan investasi di Indonesia," kata dia.
Hari ini, Presiden Jokowi merombak kabinet kerja. Menteri Perdagangan Rachmat Gobel digantikan Thomas Lembong, Sofyan Djalil menggantikan Andrinof Chaniago sebagai Menteri PPN/ Kepala Bappenas.
Kemudian, Menteri Koordinator Kemaritiman Indroyono Soesilo diganti Rizal Ramli, Menteri Koordinator Politik, Hukum, dan Keamanan Tedjo Edhi Purdijatno digantikan Luhut B. Panjaitan. Dan, Sekretaris Kabinet Andi Widjajanto digantikan Pramono Anung.
Baca juga:
Industri asuransi lirik peluang investasi infrastruktur pemerintah
Investor asal Amerika tertarik mengelola sampah di Solo
Diaspora Indonesia janji bantu investasi pengusaha di luar negeri
Bisnis MMM kembali eksis, OJK imbau tak tertipu imbal hasil tinggi
Janji investasi USD 100 M, China minta daftar proyek di Indonesia
Beleid tax holiday terbit 15 Agustus, investor bebas pajak 20 tahun