LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. UANG

BKPM: Batam punya studio film terbesar di Asia Tenggara

Studio milik perusahaan Indonesia ini telah digunakan untuk berbagai film terkenal luar negeri seperti Hitman.

2016-07-16 09:54:15
Investasi
Advertisement

Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Franky Sibarani mengatakan Batam merupakan kawasan ekonomi pertama di Indonesia yang menjadi tujuan investasi, baik bagi investor asing maupun domestik. Sayangnya, pamor Batam sebagai daerah tujuan investasi dalam beberapa tahun terakhir, berada di bawah daerah-daerah lainnya yang menjadi pilihan sebagai lokasi investasi.

Dengan demikian, BKPM bersama Badan Pengusahaan (BP) Batam akan bersinergi untuk mengembalikan Batam sebagai tujuan investasi utama. Terutama dalam mempersiapkan beberapa fasilitas perusahaan ekonomi kreatif, sekaligus kawasan industri yang ada di wilayah tersebut.

"Dari sisi kesiapan maupun fasilitas infrastruktur yang dimiliki di Batam sebenarnya tergolong prima. Oleh karena itu, BKPM akan bekerjasama dengan BP Batam untuk mempromosikan kembali Batam," kata Franky dalam keterangan resminya, Sabtu (16/7).

Salah satu fasilitas yang dimiliki Batam adalah studio film dan rumah produksi Infinite, yakni studio film terbesar di Asia Tenggara dengan luas 7,6 Ha dan saat ini sedang dibangun perluasan studio seluas 3,2 Ha.

Studio milik perusahaan Indonesia ini telah digunakan untuk berbagai film terkenal dari luar negeri seperti Hitman, Blackhat, Jocker Game dan telah mendapatkan enam penghargaan yang popular di Amerika Serikat yakni Emmy Awards.

"Studio tersebut juga telah memproduksi film-film animasi seperti film-film Nickelodeon, Disney channel, film animasi cerita rakyat Jepang, Brunei dan lain-lain," imbuhnya.

Dengan kegiatan usaha industri kreatif tersebut menandakan Indonesia sudah siap untuk mengembangkan industri kreatif, terutama dari sisi talenta atau tenaga muda untuk industri kreatif. Sebab, rumah produksi animasi tersebut merupakan salah satu aset ekonomi kreatif yang dimiliki oleh Indonesia yang harus didukung.

"Rumah produksi animasi ini dalam produksinya menggunakan talenta-talenta Indonesia yang berjumlah sekitar 300 talenta muda," jelas Franky.

Baca juga:
Mendag: Kerja sama RI-Uni Eropa segera dimulai
Perusahaan perkapalan Inggris jadikan Batam sebagai pusat bisnis
Usai Lebaran, BKPM layani 172 investor lewat PTSP
Perusahaan Australia minat bangun restoran Rp 10 miliar di Bali
Perusahaan sepatu ternama Korea minat bangun pabrik di Jawa Tengah
Bos Kadin sempat ditanya investor asing soal bom di Polres Solo
Ini persiapan OJK sambut dana repatriasi tax amnesty

(mdk/bim)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.