Bisnis Online Tak Surutkan Minat Konsumen Indonesia Belanja di Mal
Senior Associate Director Research Colliers International Indonesia, Ferry Salanto, mengungkapkan masyarakat masih ramai berdatangan ke toko offline yang ada di mal untuk mencari pengalaman yang tak didapatkannya saat berbelanja online.
Marak bisnis online rupanya tak membuat toko konvensional atau offline di pusat perbelanjaan sepi pengunjung. Hal itu dilaporkan oleh Colliers International Indonesia dalam sebuah pertemuan dengan wartawan di Jakarta, Rabu (9/1).
Senior Associate Director Research Colliers International Indonesia, Ferry Salanto, mengungkapkan masyarakat masih ramai berdatangan ke toko offline yang ada di mal untuk mencari pengalaman yang tak didapatkannya saat berbelanja online.
"Kalau melihat tren, apakah online shopping berpengaruh pada offline shopping? Di Indonesia pengaruhnya ternyata tidak besar. Orang masih ramai datang ke mal untuk mencari sebuah pengalaman, bukan hanya beli barang," ujar dia di World Trade Center I, Jakarta, Rabu (9/1).
Selain itu, dia menambahkan, banyak pusat perbelanjaan yang kini mulai memperluas fungsinya dari sekedar tempat belanja menjadi ruang yang bisa dipakai untuk suatu pertemuan resmi. "Shopping center juga sekarang bisa jadi tempat meeting," sambungnya.
Dia pun berharap, perekonomian Indonesia dapat terus membaik sehingga bisa meningkatkan kegiatan usaha di sektor ritel seperti di pusat perbelanjaan atau mal.
"Memang di 2018 ini ritel belum terlalu bagus. Kalau ekonomi maju, sarana transportasi baru seperti LRT dan MRT terbangun dan berjalan, semoga sektor ritel ke depan akan lebih maju," ungkap dia.
Ferry juga memperkirakan pihak operator mal pada 2019 ini belum akan menaikan harga sewa toko dan outlet hingga akhir tahun.
"Secara proyeksi, harga sewanya stagnan. Kemungkinan beberapa operator mal masih menahan harga sewa sampai akhir tahun. Mungkin hanya mal-mal besar dan sudah punya nama saja yang mungkin memberikan perubahan harga sewa jadi lebih tinggi," tutur dia.
Reporter: Maulandy Rizky Bayu Kencana
Sumber: Liputan6.com
Baca juga:
Setiap Tahun, Bhinneka.com Tumbuh Double Digit
Selain Trump dan Kim Jong-un, Lima Sosok Ini Paling Curi Perhatian Dunia di 2018
Manipulasi Voucher Cashback, 3 Pelapak & Pembeli di Bukalapak Ditangkap
Simak, Fakta-fakta Menarik Selama Harbolnas 12.12 2018
RealMe U1 Gelar Penjualan Online Pada 20 Desember, Harga 2,5 Jutaan!
Menteri Sri Mulyani: Globalisasi Buat Tidak Ada Lagi Pajak Tinggi
Mendag Enggar Inginkan Marketplace Tayangkan Produk Lokal Dalam Negeri