LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. UANG

BI yakin inflasi Lebaran 2016 tetap stabil

Salah satu alasan naiknya inflasi karena daya beli masyarakat juga akan meningkat saat Lebaran.

2016-04-26 19:49:44
Bank Indonesia
Advertisement

Direktur Eksekutif Departemen Kebijakan Ekonomi dan Moneter Bank Indonesia (BI) Juda Agung mengatakan pihaknya sudah memperhitungkan dampak Hari Raya Idul Fitri terhadap inflasi. Menurut dia, meski ada kenaikan inflasi di bulan tersebut, namun inflasi tetap stabil sejalan dengan target BI sekitar 4 plus minus 1 persen.

Seperti dampak dari penurunan harga, termasuk penurunan harga Bahan Bakar Minyak (BBM). Juga tantangan dari harga pangan yang masih mengalami gejolak.

"Jadi keseluruhan tahun sekitar 4 plus minus 1 persen itu kita sudah menghitung pertama penurunan harga di bulan April, harga BBM yang menurun survei sampai dengan minggu ketiga di bulan April 0,33 persen, padahal perkiraan awal kita itu 0,37 persen di awal bulan. Jadi semua masih sejalan dengan perkiraan bahwa inflasi di 4 plus minus 1 persen," kata Juda di gedung BI, Jakarta, Selasa (26/4).

Advertisement

Dia menambahkan, salah satu alasan naiknya inflasi karena daya beli masyarakat juga akan meningkat saat Lebaran. Hal ini sesuai dengan tren yang terjadi dari tahun ke tahun.

Meski begitu, Juda memperkirakan kenaikan inflasi tidak akan jauh dari tahun lalu sebesar 0,93 persen.

"Pastilah lebaran di Juli akan naik inflasi. More or less samalah dengan tahun lalu. Kalau pas Ramadhan kan akan inflasi, tahun ajaran, inflasi dari sisi pendidikan," kata Juda.

Advertisement

Sebelumnya, Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat inflasi pada bulan Juli 2015 sebesar 0,93 persen, meningkat dari bulan sebelumnya 0,54 persen. Hal ini dikarenakan adanya kenaikan harga pada hampir semua indeks kelompok pengeluaran memicu laju inflasi.

Selain itu, beberapa komoditas yang mengalami kenaikan harga pada Juli 2015, antara lain tarif angkutan udara, tarif angkutan antar kota, tarif kereta api, tarif kendaraan rental dan travel. Bukan hanya itu, kenaikan biaya masuk sekolah pun turut mendorong terciptanya inflasi bulan Juli.

Baca juga:
Jaga pergerakan Rupiah, BI antisipasi agar dana masuk tak berlebihan
Jokowi: Inklusi keuangan Indonesia jauh tertinggal dari Malaysia
Antisipasi macet saat mudik, tiket tol akan dijual di supermarket
Jokowi akan copot menteri yang halangi turunnya harga daging sapi
Menteri Amran klaim stok beras Lebaran 2016 capai 2 juta ton

(mdk/sau)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.