BI sebut ekonomi RI diuntungkan kenaikan harga batu bara
Meski perekonomian global masih lemah, namun harga batu bara di Indonesia meningkat 50 persen. Hal itu disebabkan perbaikan harga komoditas di pasar global. Harga komoditas naik karena impor batu dari China terus meningkat. Apalagi, China melakukan pemangkasan produksi batu bara.
Meski perekonomian global masih lemah, namun harga batu bara di Indonesia meningkat 50 persen. Hal itu disebabkan perbaikan harga komoditas di pasar global.
"Harga komoditas kita naik luar biasa. Tahun lalu kuartal III sampai akhir tahun batubara naik 50 persen. Tapi pertanyaan apa ini berkelanjutan?," Direktur Eksekutif Kebijakan Ekonomi dan Moneter Bank Indonesia Juda Agung di Hotel Pullman, Jakarta, Selasa (31/1).
Menurut Juda, harga komoditas naik karena impor batu dari China terus meningkat. Apalagi, China melakukan pemangkasan produksi batu bara.
"China yang tadinya mau mengarah pada domestik ekonomi, sekarang ini kembali pada investasi ekspor dan sebagainya sehingga butuh resources yang diimpor dari luar negeri," katanya.
Namun, lanjut dia, kebijakan Presiden Amerika Serikat Donald Trump membuat ketidakpastian perekonomian global. Meski demikian, Bank Indonesia memprediksi laju perekonomian global tahun ini akan lebih baik dibanding tahun sebelumnya.
"Pertumbuhan ekonomi global di 2017 akan lebih baik dari 3,1 persen pada 2016 ke 3,4 persen di 2017. Dan pertumbuhan ekonomi Indonesia juga masih pada range 5 persen - 5,4 persen," tandasnya.
Baca juga:
BI catat 612 money changer di Indonesia tak berizin
BI dan pemerintah siapkan enam strategi jaga inflasi 2017 rendah
Sepak terjang Riziek soal palu arit hingga minta Rupiah baru ditarik
BI temukan 2.288 lembar upal di Sulsel, terbanyak dari Makassar
Habib Rizieq minta Rupiah baru ditarik, ini tanggapan Sri Mulyani
Sosialisasikan Rupiah baru, BI gandeng sekolah dan pesantren
Bank Indonesia hancurkan uang tak layak edar senilai Rp 10 triliun