BI sebut ASEAN sepakat kerja sama pertukaran mata uang
"Itu memang bagian daripada safety net negara-negara Asean."
Bank Indonesia (BI) menyebut asosiasi negara di Asia Tenggara (ASEAN) sepakat menjalin kerja sama penukaran mata uang. Tujuannya untuk memerkuat cadangan devisa masing-masing negara.
Gubernur Bank Indonesia Agus Martowardojo mengatakan bilateral swap agreement (BSA) sudah diteken di sela-sela pertemuan tahunan Bank Dunia-IMF di Peru, Lima, kemarin.
"Dan itu memang bagian daripada safety net negara-negara ASEAN," ujar Agus di Bank Indonesia, Jakarta, Jumat (16/10).
Selain itu, bank sentral juga menjalin kerja sama sejenis dengan sejumlah negara diluar Asean.
"Kerja sama dengan Tiongkok, Jepang, dan Korea kami terus pertahankan," ucap Agus.
Kerja sama itu, menurut Agus, disepakati bakal berlangsung tiga tahun ke depan dan bisa diperpanjang.
"Totalnya USD 2 milia atau USD 3 miliar."
Baca juga:
BI catat 320 perusahaan belum penuhi aturan lindung nilai
Bank Indonesia klaim paket kebijakan pemerintah buat Rupiah menguat
Bank Indonesia tetap tahan BI rate di 7,5 persen
BI akui pertumbuhan dunia usaha melambat
Perubahan BI rate masih bergantung pada keputusan The Fed