Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Perubahan BI rate masih bergantung pada keputusan The Fed

Perubahan BI rate masih bergantung pada keputusan The Fed Gedung Bank Indonesia. Merdeka.com / Dwi Narwoko

Merdeka.com - Bank Indonesia menyatakan perubahan kebijakan moneter terkait suku bunga acuan atau BI Rate masih terkendala sikap Federal Reserve AS yang akan menaikkan tingkat suku bunga.

Deputi Gubernur Bank Indonesia Mirza Adityaswara mengatakan kebijakan moneter yang akan ditempuh Bank Indonesia tetap ‎pada aspek kehati-hatian.

"BI pada intinya menjaga prudent monetary policy. Tapi kita dihadapi situasi global, kita masih menghadapi suku bunga Amerika yang akan naik," ujarnya di Gedung Bank Indonesia, Jakarta, Jumat (9/10).

Mirza memperkirakan, suku bunga The Fed tidak akan mengalami kenaikan pada tahun ini, namun kemungkinan akan naik pada kuartal I 2016. "Tetapi kami prudent menjaga stabilitas karena hanya dengan stabilitas maka pertumbuhan ekonomi akan terjadi," jelas dia.

Lebih lanjut, Mirza menyakini, tingkat pertumbuhan ekonomi akan mengalami kenaikan di kuartal III dan IV 2015. "Kalau dilihat dari siklus ekonomi, semester pertama selalu lebih soft dibanding semester kedua," ungkapnya.

Dia mengatakan, pencairan anggaran belanja modal di APBN -P 2015 di semester kedua akan mampu menjalankan proyek-proyek infrastruktur. "Kalau proyek mulai jalan, maka mulai ada kebutuhan kredit. Swasta juga butuh kredit, kita lihat nanti recovery, semoga terus berlanjut," tutup dia.

(mdk/idr)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP