BI Prediksi The Fed Naikkan Suku Bunga Hingga 3 Kali di 2019
Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo mengungkapkan, sebelumnya semua pihak memperkirakan The Fed atau bank sentral AS akan menaikkan suku bunganya sebanyak tiga kali di tahun depan. Namun prediksi tersebut berubah sejak pengumuman kenaikan suku bunga The Fed kemarin.
The Fed atau Bank sentral Amerika Serikat (AS) Federal Reserve menaikkan suku bunga acuannya sebesar 25 basis poin (bps) pada hari Rabu kemarin. Akan tetapi, The Fed menurunkan probabilitas atau proyeksi kenaikan suku bunganya di tahun 2019.
Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo mengungkapkan, sebelumnya semua pihak memperkirakan The Fed atau bank sentral AS akan menaikkan suku bunganya sebanyak tiga kali di tahun depan. Namun prediksi tersebut berubah sejak pengumuman kenaikan suku bunga The Fed kemarin.
"Sejumlah pelaku pasar mengestimasinya kalau tahun depan kalau FFR hanya naik satu kali, tapi kemarin probabilitasnya dua kali, itu kalau dari sisi pasar," kata Perry di kompleks Gedung BI, Jumat (21/12).
Dia mengungkapkan, kondisi tersebut menjadi faktor positif bagi iklim investasi di negara berkembang termasuk Indonesia, seperti meningkatkan kepercayaan dunia dan aliran modal masuk (capital inflow) akan lebih besar. Sementara itu, BI tetap pada perkiraan awal yaitu The Fed akan menaikkan suku bunganya sebanyak tiga kali.
"Kalau dari BI tetap memperkirakan kalau tahun depan tiga kali. Meskipun probabilitasnya mengarah dua kali, sebagaimana yang kita cermati dari pengumuman The Fed," tutupnya.
Baca juga:
Menko Darmin Sebut Kenaikan Suku Bunga The Fed Tak Berpengaruh ke Rupiah
Atasi Dampak Kenaikan Suku Bunga The Fed di 2019, Pemerintah Disarankan Lakukan Ini
BI Prediksi Kenaikan Suku Bunga The Fed Melambat di 2019
Meski The Fed Naik, Bank Indonesia Pertahankan Suku Bunga Acuan di 6 Persen
Suku Bunga The Fed Naik, LIPI Proyeksi BI Tahan Suku Bunga Acuan