BI prediksi swasembada pangan Jokowi terwujud di 2020
Asisten Gubernur Kepala Departemen Kebijakan Ekonomi dan Moneter BI, Dody Budi Waluyo mengatakan, dari riset bank sentral, grafik kemampuan produksi pangan dalam negeri akan melewati pertumbuhan penduduk pada 2020.
Bank Indonesia (BI) memprediksi target swasembada pangan pemerintah Joko Widodo (Jokowi) baru akan terwujud di 2020 mendatang. Sebab, pembangunan infrastruktur pertanian pemerintahan saat ini baru akan dirasakan hasilnya pada 3 tahun sampai 5 tahun mendatang.
Asisten Gubernur Kepala Departemen Kebijakan Ekonomi dan Moneter BI, Dody Budi Waluyo mengatakan, dari riset bank sentral, grafik kemampuan produksi pangan dalam negeri akan melewati pertumbuhan penduduk pada 2020.
"Dengan dukungan infrastruktur pemerintah yang dilakukan secara masif, prospek kita, produksi beras kita akan signifikan. Sementara, pertumbuhan penduduk kita rata-rata di 1-2 persen," ujarnya saat ditemui di Semarang, Kamis (30/3).
Dody menambahkan, kebutuhan infrastruktur pertanian untuk mewujudkan swasembada pangan ialah irigasi dan lahan. Penambahan lahan baru menjadi solusi di tengah tingginya alih fungsi lahan.
"Jadi (saat) irigasi tersier selesai, cetak sawah baru selesai," tuturnya.
Sebagai informasi, data BI menunjukkan, pada 2020, produksi beras akan mencapai 50 juta ton atau sesuai kebutuhan penduduk yang mencapai sekitar 252 juta orang.
Baca juga:
Cegah penimbunan, distributor akan dikenakan wajib lapor stok pangan
Pemerintah datangkan 50.000 ton daging impor amankan stok Ramadan
Persediaan melimpah, stok pangan jelang Lebaran cetak sejarah
Peran Bulog jadi stabilisator pangan dipertanyakan
Mentan resmi kirim pangan ke Toko Tani, harga daging Rp 73.000/Kg