LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. UANG

BI minta warga waspada peningkatan peredaran uang palsu jelang Natal

Pengedar uang palsu biasanya memanfaatkan keadaan ramai transaksi perdagangan untuk melaksanakan aksinya, karena itu masyarakat supaya lebih waspada menjelang Natal. Cara mudah yang dapat dilakukan masyarakat untuk dengan cepat mengenali uang yang diterima, dikenal dengan 3 D (dilihat, diraba, diterawang).

2017-12-17 19:00:00
Bank Indonesia
Advertisement

Bank Indonesia (BI) mengingatkan masyarakat agar mewaspadai peredaran uang palsu menjelang Natal. Sehingga masyarakat baik pembeli maupun penjual diminta lebih hati-hati dan jeli, jangan sampai tertipu, karena uang palsu tidak bisa diganti.

"Kami ingatkan masyarakat waspadai uang palsu, karena biasanya meningkat saat memasuki hari raya keagamaan," kata Kepala BI Perwakilan Sulut, Soekowardojo, dikutip dari Antara di Manado, Minggu (17/12).

Soekowardojo mengatakan biasanya akhir tahun akan ada peningkatan temuan uang palsu, karena oknum tertentu memanfaatkan kesempatan ini. "Kami selalu melakukan sosialisasi keaslian Rupiah agar masyarakat lebih paham dan tahu," katanya.

Advertisement

Di setiap pasar tradisional dan pemukiman padat penduduk, katanya, ada tim khusus yang melakukan edukasi dan sosialisasi keaslian Rupiah.

Dia menjelaskan, pengedar uang palsu biasanya memanfaatkan keadaan ramai transaksi perdagangan untuk melaksanakan aksinya, karena itu masyarakat supaya lebih waspada menjelang Natal.

Dia mengatakan, cara mudah yang dapat dilakukan masyarakat untuk dengan cepat mengenali uang yang diterima, dikenal dengan 3 D (dilihat, diraba, diterawang).

Advertisement

"Perhatikan dengan cermat kondisi uang tunai yang diterima terlebih dulu, tindakan selanjutnya yakni meraba, uang asli akan terasa kasar sedangkan palsu tidak," jelasnya.

Bila masih ragu, apakah uang diterima asli atau palsu, masyarakat dapat melakukan tindakan lebih jauh yakni menerawangkan pada cahaya atau lampu. "Uang Rupiah ada hologram yang bila diterawang pada cahaya, akan nampak jelas gambarnya, sedangkan bila dilihat sepintas tidak ada gambarnya," katanya.

Baca juga:
Polisi bekuk sindikat pembuat dan pengedar uang palsu emisi terbaru
BI ingatkan masyarakat waspada peredaran uang palsu jelang Pilkada
Bank Indonesia musnahkan 54.041 lembar uang palsu
Kapolda Jabar waspadai peredaran uang palsu jelang Pilgub
Sumedang & Cianjur jadi daerah rawan peredaran uang palsu di Jabar
BI Jabar musnahkan 54.041 lembar uang palsu
Beli handphone pakai uang palsu, tiga pengedar ditangkap polisi

(mdk/bim)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.