BI: Konsumen yakin ekonomi 6 bulan ke depan semakin baik
Makin kuatnya konsumsi rumah tangga diikuti adanya tekanan kenaikan harga.
Bank Indonesia (BI) melansir survei konsumen pada Januari 2014. Hasilnya, penguatan konsumsi rumah tangga diperkirakan masih terus berlanjut dengan menunjukkan peningkatan Indeks Keyakinan Konsumen (IKK) dari 116,5 pada Desember 2013 menjadi 116,7 pada Januari 2014.
Melalui siaran persnya hari ini, Selasa (11/2), Direktur Departemen Komunikasi BI, Pieter Jacobs mengatakan, indeks ini menggambarkan persepsi konsumen terhadap kondisi ekonomi saat ini dibandingkan 6 bulan sebelumnya. Serta ekspektasi konsumen terhadap kondisi ekonomi 6 bulan mendatang.
Survei yang melibatkan sekitar 4.600 responden diselenggarakan di 18 kota besar di Indonesia ini menunjukkan bahwa mayoritas responden optimis terhadap kondisi ekonomi 6 bulan mendatang.
"Dengan ekspektasi ketersediaan lapangan pekerjaan dan penghasilan konsumen pada 6 bulan mendatang akan lebih baik," ujarnya.
Makin kuatnya konsumsi rumah tangga diikuti adanya tekanan kenaikan harga. Indikasinya dari Indeks Ekspektasi Harga (IEH) yang lebih tinggi dibandingkan bulan sebelumnya.
Dampak kenaikan harga LPG 12 kilogram dan penyelenggaraan Pemilu legislatif pada April 2014 ditengarai mendorong peningkatan ekspektasi inflasi hingga 6 bulan ke depan.
Sementara itu, untuk 6 bulan mendatang (Juli 2014), mayoritas responden juga memperkirakan kenaikan harga seiring dengan tingginya permintaan selama bulan Puasa dan Hari Raya Idul Fitri, serta kekhawatiran responden terhadap kondisi keamanan atau sosial politik pasca Pemilu Presiden putaran pertama (9 Juli 2014).
Baca juga:
Januari, BI catat cadangan devisa RI USD 100,7 miliar
BI cari cara tarik dana orang Indonesia di perbankan luar negeri
BI sebut kenaikan harga masih terjadi hingga pertengahan 2014
Alasan BI Rupiah masih di level Rp 12.000 per USD
BI: Gunakan Bitcoin untuk transaksi jual beli bisa dipidana