Bersaing di Industri Maritim Internasional, BKI Bakal Buka Unit Layanan di China
Kunjungan ini juga bertujuan memperkuat kerja sama di bidang survei dan sertifikasi kapal serta meningkatkan dukungan bagi pengguna jasa.
PT Biro Klasifikasi Indonesia (Persero) atau BKI melakukan kunjungan resmi ke Maritime Safety Administration of the People's Republic of China. Kunjungan ini bagian dari rencana pembukaan layanan BKI di China.
Kunjungan ini juga bertujuan memperkuat kerja sama di bidang survei dan sertifikasi kapal serta meningkatkan dukungan bagi pengguna jasa BKI yang beroperasi di pasar internasional.
Direktur Utama BKI, R. Benny Susanto menjelaskan, kunjungan ini membahas persiapan pembukaan unit layanan BKI di China, termasuk peluang kerja sama dalam penyelenggaraan layanan klasifikasi dan penguatan dukungan terhadap keselamatan maritim.
"Inisiatif ini menjadi bagian dari strategi BKI untuk memperluas jangkauan layanan serta mendekatkan dukungan teknis kepada pelanggan di kawasan Asia dan pasar global," katanya dikutip di Jakarta, Kamis (16/4).
Perkuat Peran BKI
Pembukaan layanan di China diharapkan memperkuat peran BKI dalam mendukung keselamatan maritim sekaligus meningkatkan kualitas dan kemudahan akses layanan bagi pengguna jasa internasional. Kehadiran BKI di pusat aktivitas maritim global penting untuk memastikan layanan yang responsif dan sesuai kebutuhan industri.
Langkah ekspansi ini menegaskan komitmen BKI dalam meningkatkan kredibilitas dan daya saing di tingkat global, termasuk dalam proses menuju keanggotaan International Association of Classification Societies (IACS).
Upaya tersebut diharapkan memperkuat posisi BKI sebagai badan klasifikasi nasional yang mampu bersaing dan berkontribusi dalam industri maritim internasional.