Bekraf sebut gesekan Uber dan taksi konvensional wajar
Perkembangan inovasi teknologi juga harusnya lebih mempersiapkan secara matang dari sisi peraturan maupun regulasi.
Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf) mengungkapkan gesekan antara inovasi teknologi dengan praktik lama merupakan hal yang wajar. Gesekan tersebut melibatkan taksi online dengan transportasi konvensional sejenisnya.
Ketua Bekraf Triawan Munaf menjelaskan perkembangan inovasi teknologi juga harusnya lebih mempersiapkan secara matang dari sisi peraturan maupun regulasi bisnis yang ada.
"Kami sangat akomodatif terhadap inovasi dan kreativitas jangan di pasung di awal, istilahnya harus ada pendekatan yang ringan dari pemerintah, sokong juga mereka agar terus berinovasi," ujar Triawan di Menara Palma, Jakarta, Rabu (16/3).
Triawan menegaskan peran pemerintah sangat dibutuhkan sebagai regulator pada pengembangan dunia ekonomi kreatif saat ini. Apalagi, dari beberapa pengalaman terjadi pemerintah harus mulai menata regulasi bersama para pihak yang terlibat langsung dengan kebijakan-kebijakan inovasi saat ini.
"Kita butuh payung hukum, nanti kami akan duduk sama-sama agar ada payung hukum untuk inovasi," pungkas dia.
Baca juga:
Kemenhub minta penyedia aplikasi online gandeng transportasi umum
Bekraf: Aplikasi yang memudahkan masyarakat harusnya tak dipersulit
Bekraf nilai kasus Dasep Ahmadi beri sentimen buruk industri kreatif
Ini pengakuan pembuat action figure Sumanto kanibal dan Ryan Jombang
Laris manis miniatur olahan duet trukmania dari Batu