LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. UANG
  2. EKONOMI

Bapanas Kawal Ketat Mutu Beras Ekspor ke Malaysia, Pastikan Sesuai Standar Internasional

Badan Pangan Nasional (Bapanas) memastikan mutu beras ekspor ke Malaysia melalui sertifikasi ketat, termasuk Health Certificate, demi memenuhi standar keamanan pangan negara tujuan dan harga menguntungkan petani.

Selasa, 09 Jun 2026 05:00:49
bapanas ekspor beras malaysia
Badan Pangan Nasional (Bapanas) memastikan mutu beras ekspor ke Malaysia melalui sertifikasi ketat, termasuk Health Certificate, demi memenuhi standar keamanan pangan negara tujuan dan harga menguntungkan petani. (AntaraNews)
Advertisement

Badan Pangan Nasional (Bapanas) secara proaktif mengawal proses sertifikasi mutu dan Health Certificate (HC) untuk rencana ekspor beras ke Malaysia. Langkah ini diambil guna memastikan bahwa komoditas pangan yang akan dikirim memenuhi seluruh persyaratan serta standar keamanan pangan yang ditetapkan oleh negara tujuan. Pendampingan ini merupakan bagian dari komitmen pemerintah untuk menjaga kualitas produk ekspor Indonesia di pasar internasional.

Deputi Penganekaragaman Konsumsi dan Keamanan Pangan Bapanas, Andriko Noto Susanto, menegaskan peran lembaganya dalam menjamin mutu beras yang diekspor. Sertifikasi yang dilakukan mencakup aspek mutu beras, baik kategori premium maupun medium, serta penerbitan Health Certificate yang esensial untuk ekspor pangan. Hal ini disampaikan Andriko di sela Peringatan Hari Keamanan Pangan Sedunia 2026 di Kantor Bapanas, Jakarta.

Rencana ekspor beras sebanyak 200 ribu ton ke Malaysia ini menunjukkan upaya Indonesia dalam memperluas jangkauan pasar produk pertaniannya. Perum Bulog, sebagai pelaksana, saat ini masih dalam tahap negosiasi harga untuk memastikan kesepakatan yang saling menguntungkan. Direktur Utama Perum Bulog, Ahmad Rizal Ramdhani, menyatakan bahwa harga ekspor akan berada di atas Harga Eceran Tertinggi (HET) domestik, sesuai arahan Presiden Prabowo Subianto, demi kesejahteraan petani dan penerimaan negara.

Peran Bapanas dalam Jaminan Mutu Beras Ekspor

Bapanas memegang peranan krusial dalam memastikan kualitas dan keamanan pangan beras yang akan diekspor ke Malaysia. Lembaga ini bertanggung jawab untuk melakukan pendampingan sertifikasi mutu secara menyeluruh. Proses ini tidak hanya mencakup Health Certificate, tetapi juga penilaian mutu beras berdasarkan kategori premium maupun medium sesuai ketentuan yang berlaku.

Advertisement

Andriko Noto Susanto menjelaskan bahwa sertifikasi mutu beras sangat penting untuk memenuhi standar internasional. “Oh iya (ada pendampingan). Kalau terkait dengan mutu pangan, itu kita melakukan sertifikasi. Bukan hanya HC, tapi premium maupun medium. Jadi mutu beras, terkait dengan mutu beras,” kata Andriko. Health Certificate sendiri adalah dokumen vital yang menjamin produk pangan telah memenuhi persyaratan keamanan pangan negara pengimpor.

Sebagai otoritas kompeten keamanan pangan, Bapanas bersama otoritas di tingkat pusat dan daerah memiliki kewajiban melengkapi berbagai persyaratan yang dibutuhkan. Persyaratan ini meliputi pengujian kualitas produk serta penerbitan Health Certificate yang disesuaikan dengan regulasi negara tujuan ekspor. Komitmen ini menegaskan keseriusan Indonesia dalam menjaga reputasi produk pangannya di kancah global.

Advertisement

Proses Pengujian dan Negosiasi Harga

Terkait rencana ekspor 200 ribu ton beras ke Malaysia, Bapanas telah menyelesaikan tahap pengambilan dan pengujian sampel. Proses ini juga mencakup pemenuhan kebutuhan Health Certificate yang diperlukan untuk kelancaran ekspor. “Terkait dengan sampelnya sudah selesai. Jadi kita dari otoritas kompeten keamanan pangan, pusat dan daerah itu berkewajiban untuk melengkapi bahan-bahan yang mau diekspor itu menurut standar negara tujuan,” jelas Andriko.

Pengujian yang dilakukan meliputi aspek kualitas dan mutu beras, apakah termasuk kategori premium atau medium. “Nah itu salah satunya adalah kualitas, mutu, premium, medium. Terus yang kedua adalah Health Certificate sudah kita lakukan,” tambah Andriko. Hal ini menunjukkan bahwa setiap detail diperhatikan agar beras yang diekspor benar-benar memenuhi ekspektasi pembeli.

Sementara itu, Direktur Utama Perum Bulog, Ahmad Rizal Ramdhani, mengungkapkan bahwa rencana ekspor ini masih dalam tahap negosiasi harga. Bulog bersama tim dari Kementerian Pertanian berencana mengunjungi Sarawak, Malaysia, untuk membahas lebih lanjut mengenai jumlah dan harga pasti beras yang akan diekspor. Kunjungan ini dijadwalkan setelah Idul Adha.

Meningkatkan Kesejahteraan Petani dan Perekonomian Nasional

Penetapan harga ekspor beras menjadi fokus utama dalam negosiasi yang dilakukan Perum Bulog. Ahmad Rizal Ramdhani memastikan bahwa harga ekspor akan ditetapkan di atas Harga Eceran Tertinggi (HET) domestik. Kebijakan ini bertujuan untuk memberikan keuntungan yang signifikan bagi petani dan meningkatkan perekonomian nasional.

Arahan Presiden Prabowo Subianto menjadi landasan dalam penetapan harga ini, agar ekspor beras Indonesia mampu memberikan nilai tambah bagi produsen. “Isya Allah seperti itu ya (harga ekspor beras di atas Rp16.000 per kg),” ujar Rizal, mengindikasikan target harga yang menguntungkan.

Sebagai perbandingan, HET beras premium berdasarkan regulasi zonasi Badan Pangan Nasional berkisar antara Rp14.900 hingga Rp15.800 per kilogram, disesuaikan dengan wilayah penjualan di berbagai daerah Indonesia. Dengan harga ekspor yang lebih tinggi, diharapkan pendapatan petani akan meningkat, sekaligus memperkuat posisi Indonesia sebagai eksportir pangan yang kompetitif.

Advertisement

Sumber: AntaraNews

Berita Terbaru
  • Prabowo Ungkap Alasan Rajin Bertemu Pemimpin Dunia: Ingin Jadi Tetangga yang Baik
  • Digeruduk Massa, Kantor BGN Disegel dalam Aksi Protes Program MBG
  • Kuasa Hukum Beberkan Proses Tawaran Hanania ke Thariq dan Aaliyah yang Tak Langsung Diterima
  • Terseret Kasus Hanania Travel, Anwar Sanjaya Kembalikan Uang yang Diterima
  • TAUD Soroti Pernyataan Hakim yang Nilai Andrie Yunus Rendahkan Wibawa Pengadilan
  • bapanas ekspor beras malaysia
  • ekonomi nasional
  • harga beras
  • health certificate
  • ketahanan pangan
  • konten ai
  • merdekaantara
  • mutu pangan
  • perum bulog
  • petani indonesia
  • sertifikasi beras
  • standar internasional.
Artikel ini ditulis oleh
Editor Redaksi Merdeka
R
Reporter Redaksi Merdeka
Disclaimer

Artikel ini dihasilkan oleh AI berdasarkan data yang ada. Gunakan sebagai referensi awal dan selalu pastikan untuk memverifikasi informasi lebih lanjut sebelum mengambil keputusan.

Berita Terpopuler

Berita Terpopuler

Advertisement
Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.