Bank Mandiri dan Grab hadirkan layanan antar produk e-commerce
"Barangnya nanti dikirim pengemudi Grab dan pelanggan melihat dulu, kalau cocok bisa dibeli."
PT Bank Mandiri berencana akan memperluas kerja sama dengan Grab dalam memperluas produk. Nantinya, kedua perusahaan akan bekerja sama dalam layanan antar produk penjualan melalui e-commerce.
Direktur Digital Banking and Technology Bank Mandiri Rico Ustavia Frans mengatakan, pola perilaku masyarakat dalam membeli produk e-commerce telah berubah. Saat ini, masyarakat sudah banyak menginginkan melihat barangnya terlebih dahulu sebelum melakukan transaksi.
"Barangnya nanti dikirim pengemudi Grab dan pelanggan melihat dulu, kalau cocok bisa dibeli, kalau tidak cocok dikembalikan lagi, tapi dipotong biaya pengiriman," ujar Rico di Plaza Mandiri, Jakarta, Kamis (18/8).
Sayangnya, Rico belum bisa membeberkan kapan pastinya kerja sama tersebut akan berjalan. "Ruang kerjasama masih akan dibicarakan kembali antara Bank Mandiri dan Grab," ucapnya.
Tercatat, hingga Juni 2016, pengguna mandiri e-cash telah mencapai 1,3 juta pengguna. Ditargetkan, hingga akhir tahun pengguna e-cash mampu mencapai 2 juta pengguna
"Nilai transaksi mencapai lebih dari Rp 665 miliar. Kita targetkan total jumlah pengguna mandiri e-cash sampai akhir tahun mencapai 2 juta. Namun, nilai transaksi sepertinya belum mencapai angka satu triliun, sepertinya masih diangka miliaran transaksi e-cashnya," pungkasnya.
Baca juga:
Jalin kerja sama, penumpang Grab bisa bayar lewat mandiri e-cash
HUT RI, BUMN pencetak ATM dan Bank Mandiri jual sembako Rp 25.000
Mandiri Tunas Utama targetkan biayai 1.000 mobil selama GIIAS 2016
Bos Bank Mandiri sebut kemajuan amnesti pajak belum cepat
Mandiri Investasi yakin raup USD 20 juta dari reksadana syariah
Bos Mandiri siap 'tarik' dana masyarakat Indonesia di luar negeri