Direktur Utama Bank Mandiri Kartika Wirjoatmodjo mengungkapkan, hingga kemarin, pihaknya sudah melayani 500 peminat amnesti pajak. Dari ratusan peminat itu, jumlah uang tebusan yang sudah masuk mencapai sekitar Rp 70 Miliar.
"Terus yang repatriasi sudah ada beberapa nasabah mungkin nilainya sekitar Rp 5 triliun. Tapi yang merepatriasi masih dalam tahap pengisian formulir," jelas Kartika saat ditemui di Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), Jakarta, Selasa (9/8).
Secara umum, dia mengakui, amnesti pajak belum menemui perkembangan signifikan sejak diluncurkan.
"Kalau kami lihat progresnya belum terlalu cepat, tapi kami yakin ini momentum awal dan masyarakat saat ini sudah dalam proses untuk diskusi untuk deklarasi dan repatriasi semakin banyak," katanya.
"Kami yakin momentumnya menjelang akhir Agustus dan September akan semakin besar."
Menurutnya, sejauh ini, peminat amnesti pajak masih melirik deposito dan giro sebagai wadah penampungan dana.
"Mereka harus cari proyek yang 3 tahun, misalnya obligasi, saham atau reksa dana yang disediakan oleh Mandiri sekuritas atau Mandiri manajemen investasi."