Bank Danamon antisipasi nasabah kena kejahatan skimming
Corporate Communications Head Bank Danamon, Atria Rai mengatakan, bahwa sosialisasi tersebut bertujuan untuk mencegah nasabahnya menjadi korban selanjutnya.
Bank Danamon ikut menangapi maraknya kejahatan skimming di dunia perbankan belakangan ini. Danamon bahkan menggencarkan sosialisasi keamanan dalam bertransaksi kepada para nasabahnya.
Corporate Communications Head Bank Danamon, Atria Rai mengatakan, bahwa sosialisasi tersebut bertujuan untuk mencegah nasabahnya menjadi korban selanjutnya.
"Dalam mengantisipasi kejahatan skimming, Bank Danamon melakukan imbauan kepada nasabah dalam bentuk edukasi melalui kanal digital seperti media sosial Facebook, Twitter dan YouTube, serta email," kata Atria Rai, kepada Merdeka.com, Selasa (20/3).
Kasus skimming kartu Automated Teller Machine (ATM) rentan menimpa nasabah di bank terutama mereka yang sering melakukan aktivitas transaksi atau pun tarik tunai di mesin ATM.
Skimming adalah tindakan pencurian informasi kartu kredit atau debit dengan cara menyalin informasi yang terdapat pada strip magnetik kartu kredit atau debit secara ilegal. Skimming adalah salah satu jenis penipuan yang masuk ke dalam metode phishing.
Modus kejahatan kelompok penguras uang nasabah ini adalah menggunakan kartu ATM yang sudah digandakan atau di-skimming oleh kelompok hacker. Dengan kartu ATM palsu tersebut, pelaku pun leluasa menguras uang pemilik rekening melalui penarikan tunai, pembelian debet, dan penukaran valuta asing (Valas).
Baca juga:
Isi ulang Go-Pay via ATM Bank Danamon kena biaya Rp 2.000
Danamon resmi diakuisisi Bank of Tokyo-Mitsubishi
Bank Danamon sebar dividen Rp 134,44 per lembar saham
OJK minta Bank of Tokyo lapor sebelum akuisisi 78,3 persen saham Danamon
OJK pastikan Bank Danamon bakal diakuisisi Bank of Tokyo tahun depan