LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. UANG

Bahlil Belum Setuju Diskon Tarif Listrik 50%, Masih Tunggu Kajian Anggaran

Kebijakan subsidi listrik sebaiknya dikoordinasikan dengan pihak terkait.

Senin, 26 Mei 2025 16:16:00
berita update
Bahlil Belum Setuju Diskon Tarif Listrik 50%, Masih Tunggu Kajian Anggaran (merdeka.com)
Advertisement

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia, mengatakan bahwa dirinya harus mengkaji terlebih dahulu pemberian diskon tarif listrik 50 persen pada Juni-Juli 2025. Lantaran, pemberian subsidi listrik tersebut pastinya bakal uang negara yang tidak kecil.

"Saya harus mempelajari semuanya dulu. Untuk rakyat udah pasti kita pelajari, tapi kita harus juga perhatikan negara," kata Bahlil saat ditemui di Kantor Kementerian ESDM, Jakarta, Senin (26/5).

Berbicara soal subsidi listrik, menurutnya kebijakan itu juga wajib melibatkan berbagai stakeholder terkait. Mulai dari Kementerian ESDM, Kementerian Keuangan, hingga PT PLN (Persero).

Bahlil pun mengkonfirmasi langsung kepada Direktur Utama PLN Dharmawan Prasodjo yang berdiri di sampingnya, bahwa dirinya belum melampirkan surat keputusan Kementerian ESDM kepada PLN untuk pemberian diskon tarif listrik 50 persen.

Advertisement

"Kalau PLN pun, sudah ada surat dari ESDM? Belum ada kan? Karena kalau saya yang tanda tangan surat belum ada," ungkap Bahlil.

Secara mekanisme, pemotongan tarif listrik pun semustinya melalui tahap pembahasan bersama Kementerian ESDM.

Advertisement

"Saya ndak tahu apakah di teknis sudah ada atau belum, saya belum tahu. Yang jelas sampai hari ini saya belum mendapat laporan itu," tegasnya.

Rencana Penyaluran Diskon Tarif Listrik 50%

Adapun informasi pemberian diskon tarif listrik sebesar 50 persen selama Juni-Juli 2025 ini ditargetkan kepada 79,3 juta rumah tangga dengan daya listrik di bawah 1.300 VA.

Diskon tarif listrik ini jadi bagian dari 6 paket stimulus berbasis konsumsi domestik yang disiapkan pemerintah. Dengan fokus pada peningkatan aktivitas masyarakat di sektor transportasi, energi, hingga bantuan sosial.

Jika terlaksana, insentif ini jadi kelanjutan dari program diskon tarif listrik 50 persen oleh PT PLN (Persero) pada Januari-Februari 2025. Kala itu, PLN menyalurkan potongan tarif kepada 81,4 juta pelanggan dengan daya 2.200 volt ampere (VA) ke bawah.

Teknisnya, diskon 50 persen untuk pelanggan pascabayar akan otomatis berlaku saat membayar tagihan listrik bulan Januari dan Februari 2025. Bagi pelanggan prabayar, diskon 50 persen didapat saat membeli token listrik di periode yang sama.

Secara rinci, pelanggan yang berhak mendapatkan pungutan tarif listrik 50 persen dalam periode Januari-Februari 2025 merupakan pelanggan rumah tangga dengan daya 450 VA sebanyak 24,7 juta pelanggan.

Advertisement

Kemudian, 900 VA sebanyak 38 juta pelanggan, 1.300 VA sebanyak 14,1 juta pelanggan, dan 2.200 VA sebanyak 4,6 juta pelanggan.

Berita Terbaru
  • Diduga Lecehkan 2 Guru Wanita, Pimpinan Pesantren di Lahat Diusir Warga
  • Fokus Indonesia Timur, Telkomsat Perkuat Infrastruktur Digital Lewat Community Gateway
  • Upgrade Elektronik Lebih Hemat di Shopee Live Superstar 5.5 Bareng Ibnu Wardani
  • Emas Perhiasan Deflasi 3,76 Persen Pasca Inflasi 30 Bulan Berturut-turut
  • Gubernur Pramono Pede Jakarta Bisa Jadi Role Model Pendidikan di Indonesia
  • bahlil lahadalia
  • berita update
  • diskon tarif listrik
  • subsidi listrik
  • subsidi pln
Artikel ini ditulis oleh
Editor Yunita Amalia
M
Reporter Maulandy Rizki Bayu Kencana
Disclaimer

Artikel ini dihasilkan oleh AI berdasarkan data yang ada. Gunakan sebagai referensi awal dan selalu pastikan untuk memverifikasi informasi lebih lanjut sebelum mengambil keputusan.

Berita Terpopuler

Berita Terpopuler

Advertisement
Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.