Arus Mudik Tol Ngawi-Kertosono Melonjak Drastis Jelang Lebaran 2026
PT JNK mencatat lonjakan drastis arus mudik Tol Ngawi-Kertosono jelang Lebaran 2026. Persiapan matang diperlukan untuk kelancaran perjalanan pemudik.
PT Jasamarga Ngawi Kertosono Kediri (JNK) melaporkan adanya peningkatan signifikan volume kendaraan arus mudik di ruas Tol Ngawi-Kertosono. Lonjakan ini terpantau melalui tiga Gerbang Tol (GT) utama di Madiun, Caruban, dan Nganjuk. Peningkatan drastis ini terjadi menjelang perayaan Lebaran 2026.
Peningkatan arus kendaraan mulai terlihat sejak H-10 Lebaran, tepatnya pada 11 Maret 2026. Data PT JNK menunjukkan tren kenaikan yang berkelanjutan hingga saat ini. Hal ini mengindikasikan antusiasme masyarakat untuk pulang kampung.
Direktur Utama PT JNK, Arie Irianto, menyatakan bahwa lonjakan ini jauh melampaui kondisi lalu lintas harian normal. Para pemudik diimbau untuk mempersiapkan perjalanan secara optimal. Ini untuk memastikan kelancaran dan keamanan selama di jalan tol.
Peningkatan Volume Kendaraan Signifikan
PT JNK mencatat, peningkatan arus mudik Tol Ngawi-Kertosono dimulai dari H-10 Lebaran 2026. Pada tanggal 11 Maret, tercatat 8.500 kendaraan melintas, naik dari rata-rata normal 6.000 kendaraan. Angka ini terus menunjukkan tren kenaikan yang signifikan.
Direktur Utama PT JNK Arie Irianto mengungkapkan data terkini terkait lonjakan ini. "Berdasarkan data yang masuk, kendaraan arus mudik mulai meningkat sejak H-10 tanggal 11 Maret lalu dengan jumlah 8.500 kendaraan dari kondisi normal rata-rata 6.000 kendaraan. Kemudian terus meningkat signifikan di H-5 Lebaran (16/3) sekitar 11.000 kendaraan dan H-4 Lebaran (17/3) sekitar 15.600 kendaraan melintas," ujarnya di Madiun, Rabu.
Secara kumulatif, volume kendaraan yang melintasi ruas tol Ngawi-Kertosono dari H-10 hingga H-4 Lebaran telah mencapai 76.000 unit. Angka ini merepresentasikan kenaikan sekitar 22 persen dibandingkan hari-hari biasa. PT JNK memprediksi puncak arus mudik akan terjadi pada H-3 (18 Maret) dan H-2 (19 Maret).
Imbauan dan Fasilitas untuk Pemudik
Untuk mengantisipasi kepadatan, PT JNK mengimbau para pemudik untuk mempersiapkan perjalanan dengan cermat. Salah satu hal krusial adalah memastikan saldo uang elektronik mencukupi. Ini penting guna menghindari antrean panjang di gerbang tol yang dapat memperlambat arus lalu lintas.
PT JNK menyediakan dua rest area strategis yang dapat dimanfaatkan pemudik. Rest area ini berlokasi di KM 597 Kabupaten Magetan dan KM 626 Kabupaten Madiun. Fasilitas ini memungkinkan pemudik untuk beristirahat dan mengisi ulang saldo e-tol di gerai JNK maupun minimarket yang tersedia.
Selain itu, pengguna jalan tol disarankan untuk memanfaatkan aplikasi E-Travoy. Aplikasi ini berfungsi untuk memantau kondisi lalu lintas secara real-time. Informasi mengenai kepadatan kendaraan dan lokasi rest area tersedia di aplikasi tersebut.
Keselamatan berkendara menjadi prioritas utama selama arus mudik Tol Ngawi-Kertosono. Pengemudi diminta memastikan kondisi fisik dan kendaraan dalam keadaan prima sebelum memulai perjalanan. Perhatian khusus juga harus diberikan pada kecukupan bahan bakar dan potensi perubahan cuaca ekstrem, seperti hujan yang dapat memengaruhi jarak pandang.
Sumber: AntaraNews