Arahan Jokowi ke Eselon II: Kerja cepat dan jangan boros
Penghematan tidak akan mengganggu proyek vital negara.
Menteri Keuangan, Bambang Brodjonegoro membeberkan beberapa arahan yang diberikan Presiden Joko Widodo (Jokowi) dalam Rapat Kerja Pemerintah (RKP) dengan seluruh Pejabat Eselon II Kementerian/Lembaga di Gedung Dhanapala Kompleks Kementerian Keuangan, Jakarta. Selasa (7/6).
"Arahannya kerja cepat, deregulasi, dan jangan boros," kata Bambang di Gedung Dhanapala, Kompleks Kementerian Keuangan, Jakarta, Selasa (7/6).
Meski mendapat arahan dari Presiden Jokowi untuk berhemat, namun Bambang menegaskan, penghematan tidak akan mengganggu proyek-proyek vital, terutama di sektor infrastruktur. Pasalnya, lanjut Bambang, pemerintah juga menggenjot sisi penerimaan negara.
"(Penghematan ganggu proyek?) Tidak," singkat Bambang.
"(Penerimaan negara) Genjot terus," imbuhnya.
Hingga saat ini, penerimaan negara baru mencakup 28 persen dari target dalam APBN 2016 yang dipatok mencapai Rp 1.822,5 triliun.
Target penerimaan negara tersebut bersumber dari penerimaan perpajakan sebesar Rp 1.546,7 triliun dan Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) sebesar Rp 273,8 triliun.
Salah satu target yang diincar pemerintah untuk menambah sumber pemasukan adalah melalui kebijakan Tax Amnesty atau Pengampunan Pajak yang beleidnya hingga saat ini masih belum rampung dibahas bersama anggota DPR.
Baca juga:
Ikuti perintah Jokowi, ESDM potong anggaran perjalanan dinas
Kemenkeu dituding boros dan cenderung manipulatif gunakan anggaran
Jokowi pangkas anggaran KemenPU-Pera Rp 8 T & Kemendikbud Rp 6,5 T
Target penciptaan wirausaha baru terancam karena kebijakan Jokowi
Jokowi: Ada kepala daerah beli mebel impor pakai uang APBD