Antisipasi penurunan kinerja, PGN minta stimulus pemerintah
"Semester II, kami lihat tren penurunan masih terjadi."
PT Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk mengharapkan stimulus pemerintah guna mengantisipasi penurunan kinerja.
"Semester II, kami lihat tren penurunan masih terjadi. Topline pasti turun sebab permintaan gas turun dan bottomline juga menurun. Ya seperti perusahaan gas lainnya yang ada di Indonesia maupun internasional," ujar Direktur Utama PGN Hendi Prio Santoso di Kementerian BUMN, Jakarta, Kamis (3/9).
Dia mengungkapkan, paruh awal tahun ini kinerja perseroan terdampak pelemahan ekonomi global. Laba bersih hanya sebesar USD 227,33 juta turun 38,56 persen ketimbang periode sama tahun lalu sebesar USD 370,05 juta.
Pendapatan neto sebesar USD 1,41 miliar turun 13 persen dari USD 1,62 miliar.
"Dari banyak pelanggan kami, inventaris menumpuk di gudang dan mereka kesulitan melakukan penjualan produknya maupun yang diekspor sehingga kami diminta untuk menyesuaikan diri."
Baca juga:
Investor datang, Menteri Rini tak masalah saham di Merpati berkurang
PGN pasok gas, kapal Pelni dan ASDP hemat ongkos bensin 40 persen
Menteri Rini: Empat BUMN segera buyback saham, dananya dari internal
Mengaku rugi Rp 14 triliun, menteri ESDM minta BPKP audit Pertamina
September 2015, PLN turunkan tarif listrik