LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. UANG

Amran Sulaiman Ungkap Arahan Prabowo: Swasembada Pangan Hanya 1 Tahun, Sejahterakan Petani!

Menteri Pertanian Amran Sulaiman membeberkan arahan Presiden Prabowo untuk percepatan swasembada pangan dalam setahun, sekaligus menjamin kesejahteraan petani. Bagaimana strategi ini akan diwujudkan?

Selasa, 14 Okt 2025 01:41:00
swasembada pangan
Menteri Pertanian Amran Sulaiman membeberkan arahan Presiden Prabowo untuk percepatan swasembada pangan dalam setahun, sekaligus menjamin kesejahteraan petani. Bagaimana strategi ini akan diwujudkan? (AntaraNews)
Advertisement

Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman baru-baru ini mengungkapkan arahan khusus dari Presiden Prabowo Subianto. Arahan tersebut berfokus pada percepatan swasembada pangan nasional. Target ambisius ini juga dibarengi dengan peningkatan kesejahteraan petani secara berkeadilan.

Pernyataan ini disampaikan Amran usai serah terima jabatan sebagai Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas) di Jakarta, Senin. Presiden Prabowo menargetkan swasembada pangan, khususnya beras, dapat dicapai dalam waktu satu tahun. Ini merupakan percepatan signifikan dari target awal empat tahun yang telah ditetapkan sebelumnya.

Percepatan ini diharapkan menjadi lompatan besar bagi ketahanan pangan Indonesia. Selain itu, kebijakan yang menguntungkan petani dan membuat konsumen tersenyum juga menjadi prioritas utama. Sinergi lintas sektor menjadi kunci utama dalam mewujudkan visi ambisius ini.

Target Ambisius Swasembada Pangan dalam Setahun

Amran Sulaiman menegaskan bahwa target swasembada pangan yang semula empat tahun kini dipercepat menjadi satu tahun. "Mimpi kita, target Bapak Presiden empat tahun swasembada, itu kita capai dalam waktu satu tahun dan itu adalah lompatan besar yang kita buat bersama," ujarnya. Percepatan ini memerlukan dukungan dari berbagai pihak.

Advertisement

Lompatan besar menuju swasembada pangan ini tidak dapat dicapai sendirian. Sinergi kuat lintas sektor menjadi fondasi utama keberhasilan program ini. Kementerian Pertanian akan bekerja sama erat dengan TNI, Polri, Kejaksaan, Perum Bulog, dan Badan Pangan Nasional (Bapanas).

Seluruh elemen bangsa diharapkan dapat berpartisipasi aktif dalam mewujudkan target ini. Keterlibatan berbagai lembaga negara menunjukkan keseriusan pemerintah. Tujuan akhirnya adalah untuk memastikan ketersediaan pangan yang cukup bagi seluruh masyarakat Indonesia.

Advertisement

Stabilitas Harga dan Kesejahteraan Petani-Konsumen

Selain swasembada, Amran juga menyoroti pentingnya stabilitas harga bahan pangan pokok strategis. Pangan yang disubsidi pemerintah senilai Rp150 triliun, termasuk beras, harus dijaga pasokan dan keterjangkauannya. Pemantauan harga secara real time menjadi krusial untuk mengantisipasi fluktuasi.

Intervensi pemerintah menjadi keharusan demi menjaga keseimbangan harga di pasar. Petani harus terlindungi melalui penetapan Harga Pembelian Pemerintah (HPP) yang adil. Sementara itu, konsumen juga harus dilindungi dengan adanya Harga Eceran Tertinggi (HET) yang wajar.

Kebijakan ini bertujuan untuk menciptakan ekosistem pangan yang berkeadilan bagi semua pihak. Dengan demikian, baik produsen maupun konsumen dapat merasakan manfaat dari stabilitas harga. Keseimbangan ini penting untuk keberlanjutan sektor pertanian nasional.

Fokus Komoditas Strategis dan Hilirisasi

Bapanas akan memfokuskan perhatian pada penguatan komoditas pangan strategis seperti beras, jagung, dan gula putih. Pembenahan menyeluruh dari hulu hingga hilir akan dilakukan. Tujuannya adalah untuk menjaga pasokan tetap terkendali dan harga stabil.

Sektor perkebunan dan hortikultura juga menjadi prioritas melalui program hilirisasi. Peningkatan nilai tambah produk pertanian sangat penting untuk ekonomi nasional. Contohnya adalah pengolahan sawit menjadi minyak goreng untuk mendukung stabilitas pasokan dalam negeri.

Indonesia, sebagai produsen sawit terbesar dunia, juga tengah mengembangkan biofuel berbasis crude palm oil (CPO). Pengembangan B40 dan B50 menjadi bukti komitmen ini. "Kita insyaallah tahun depan pada 2026, B50. Sekarang B40," kata Amran, menunjukkan target ambisius dalam energi terbarukan.

Biodiesel B40 sendiri merupakan campuran 60 persen solar dan 40 persen bahan bakar nabati dari minyak kelapa sawit. Inisiatif ini tidak hanya mendukung ketahanan energi. Namun juga memberikan nilai tambah signifikan bagi komoditas sawit Indonesia di pasar global.

Advertisement

Sumber: AntaraNews

Berita Terbaru
  • Program MBG Tumbuhkan Pelaku Usaha Daerah, Investasi Tembus Rp 40 Triliun
  • Program MBG Dongkrak Produksi Susu Lokal Boyolali Capai 2.000 Liter per Hari
  • FOTO: Operasi Penangkapan Ikan Sapu Sapu di Setu Babakan Capai Lebih dari Tiga Ton
  • Perputaran Uang Program MBG Tembus Rp 600 Miliar per Hari, Dorong Kesejahteraan Petani dan Peternak
  • Bahlil Pastikan Harga BBM Subsidi Tidak Naik hingga Akhir 2026
  • amran sulaiman
  • bapanas
  • biodiesel
  • ekonomi nasional
  • harga pangan
  • hilirisasi
  • kesejahteraan petani
  • ketahanan pangan
  • konten ai
  • merdekaantara
  • presiden prabowo
  • swasembada pangan
Artikel ini ditulis oleh
Editor Redaksi Merdeka
R
Reporter Redaksi Merdeka
Disclaimer

Artikel ini dihasilkan oleh AI berdasarkan data yang ada. Gunakan sebagai referensi awal dan selalu pastikan untuk memverifikasi informasi lebih lanjut sebelum mengambil keputusan.

Berita Terpopuler

Berita Terpopuler

Advertisement
Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.