Aksi teror kembali terjadi, pemerintah klaim investasi masih positif
Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto mengatakan, minat investasi ke Indonesia masih positif meski serangan terorisme masih kembali terjadi. Sementara itu, BKPM memastikan para investor yakin bahwa aksi teror yang terjadi dapat ditangani dengan baik oleh aparat penegak hukum.
Indonesia tengah diguncang dengan berbagai aksi teror di beberapa daerah. Hari ini, serangan terorisme kembali terjadi pagi tadi di Mapolda Riau, yang satu anggota Kepolisian tewas dan membuat beberapa anggota polisi dan dua orang jurnalis terluka.
Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto mengatakan, dunia investasi tidak terganggu dengan adanya serangan terorisme tersebut. Hingga kini, minat investasi ke Indonesia masih positif.
"Kami berbicara dengan sektor seluruhnya masih confident karena kita tidak boleh terkena imbas dari pada ancaman ini. Sekarang investor masih confident terhadap Indonesia, jadi masih positif," ujarnya di di Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Jakarta, Rabu (16/5).
Airlangga juga menambahkan pemerintah tegas dalam menangani aksi terorisme. Dia juga meminta, masyarakat tetap tenang dan melaksanakan kegiatan dengan normal sebagaimana biasanya.
"Tujuan teroris itu kan mengganggu, sehingga tujuan teroris tidak tercapai. Untuk itu, kita mendorong semua pihak tetap berproduksi tetap beraktivitas tetapi tentu keamanan harus ditingkatkan," imbuhnya.
Sama dengan Airlangga, Deputi Bidang Pengendalian Pelaksanaan Penanaman Modal BKPM, Azhar Lubis mengatakan aksi teror yang tengah terjadi sekarang tidak memberikan sentimen negatif kepada investor. Sebab, para investor yakin bahwa aksi teror yang terjadi dapat ditangani dengan baik oleh aparat penegak hukum.
"Kan sebetulnya beberapa perusahaan datang ke BKPM yah mereka semua tidak banyak membahas itu (aksi teror) karena mereka yakin, pemerintah khususnya kepolisian bisa menangani," ungkapnya.
Pembicaraan dengan investor sejauh ini masih seputar pada pengembangan investasi di Indonesia. Jika ada pertanyaan dari investor terkait pengendalian aksi teror, maka BKPM memberikan informasi bahwa proses penanganan berjalan dengan baik.
"Tapi ada juga yang concern mempertanyakan tapi kita mengatakan kan sudah ditangani dengan baik oleh kepolisian," tandasnya.
Baca juga:
Densus gerebek 3 terduga teroris di Tangerang, 1 perempuan
Densus 88 gerebek terduga teroris di Tangerang, warga dengar suara tembakan
Rekrutmen jaringan teroris di Indonesia dilakukan secara tatap muka
Gerindra setuju revisi UU Terorisme harus segera diketok
LPSK dan KPAI pastikan anak pelaku teror bakal diasuh orang yang tepat