LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. UANG

Airlangga Minta Kemendag Lirik Inggris Sebagai Tujuan Ekspor

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto meminta Kementerian Perdagangan menyasar Inggris sebagai salah satu negara tujuan ekspor Indonesia. Mengingat, saat ini Inggris sudah resmi keluar dari Uni Eropa.

2021-03-04 16:02:34
ekspor impor
Advertisement

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto meminta Kementerian Perdagangan menyasar Inggris sebagai salah satu negara tujuan ekspor Indonesia. Mengingat, saat ini Inggris sudah resmi keluar dari Uni Eropa.

Menurutnya, Indonesia tentu memiliki potensi besar untuk masuk ke pasar ekspor Inggris. Sebab itu, dia meminta agar Kemendag bergerak cepat untuk bisa menyelesaikan perjanjian perdagangan Comprehensive Economic Partnership Agreement (CEPA).

"Setelah Inggris keluar dari Uni Eropa, kita memiliki potensi karena kita memiliki modal pokoknya, dengan berbagai CEPA diharapkan bisa mendorong realiasi lebih cepat," kata dia dalam Raker Kemendag 2021, Kamis (4/3).

Advertisement

Tak hanya perjanjian CEPA dengan Inggris saja, Kemendag juga bisa menjalin kerja sama perdangan dengan negara-negara Eropa lainnya. Selain itu, Indonesia bisa melirik pasar ekspor ke negara lainnya seperti Kanada.

"Tentu berbagai strategi yang dilakukan pemerintah dan Kemendag perlu didukung semua stakeholder. Saya yakin forum ini bisa membuat langkah-langkah aksi," ungkapnya.

Saat ini, Indonesia telah memiliki kerja sama CEPA dengan Korea Selatan dan Australia. Indonesia juga bisa memanfaatkan kerja sama perdangan melalui Regional omprehensive Economic Partnership bersama dengan negara Asean dan lima mitra dagang utama.

Advertisement

"Kita sudah menyelesaikan RCEP, kemudian berbagai fasilitas FTA, CEPA. GSP tentu menjadi tantangan untuk limited trade aggrement tapi tentu kita harus melihat mana yang bisa jadi quick win," jelas dia.

Baca juga:
Mendag Lutfi Pastikan Indonesia Punya Tata Niaga yang Tertib
Pemerintah Bentuk Dewan Penunjang Ekspor, ini Fungsinya
Kampanye Benci Produk Asing, Jokowi Diingatkan 6 Tahun Pembangunan Banyak Impor
Tolak Kampanye Benci Produk Luar, Produk Asing Harus jadi Motivasi Berkompetisi
Bos BKPM: Indonesia Kaya Tapi Tak Pernah Jadi 10 Besar Negara Pemain Global
Stok Menipis, Dishanpan Jateng akan Impor Bawang Putih dari China

(mdk/azz)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.