LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. UANG

Agus Marto buka-bukaan tantangan BI hadapi masalah perekonomian Indonesia sejak 2013

Dia mengungkapkan harus mengalami masa-masa awal kerja yang sulit, di mana pada 2013 situasi perekonomian dunia terbilang cukup sulit. Tantangan ekonomi lainnya, dia melanjutkan, yakni adanya pelemahan nilai tukar Rupiah akibat aliran modal asing yang tinggi pada Mei-Agustus 2013.

2018-05-22 13:11:10
Agus Dermawan Wintarto Martowardojo
Advertisement

Bank Indonesia (BI) menyampaikan laporan terkait pencapaian kinerja bank sentral selama periode 2013-2018 dalam rapat kerja (Raker) bersama Komisi XI DPR RI di Gedung Nusantara I. Dalam penyampaian tersebut, dipaparkan berbagai tantangan yang harus dihadapi BI selama lima tahun ke belakang.

Gubernur Bank Indonesia, Agus Martowardojo, mengatakan ini adalah pelaporan terakhir dia beserta kabinet kerjanya di depan para wakil rakyat sebelum mengakhiri masa tugasnya besok, Rabu 23 Mei 2018.

"Kita awalnya disumpah oleh DPR RI untuk memegang jabatan di Bank Indonesia pada 24 Mei 2013. Besok merupakan hari terakhir kami bertugas. Kami akan mengakhiri jabatan di Bank Indonesia," kata dia di Gedung Nusantara I, Jakarta, Selasa (22/5).

Advertisement

Saat pemaparan, dia menyampaikan mengenai akuntabilitas pelaksanaan tugas Agus beserta kabinet kerjanya di BI dari 2013 sampai 2015. Dia mengungkapkan harus mengalami masa-masa awal kerja yang sulit, di mana pada 2013 situasi perekonomian dunia terbilang cukup sulit.

"Berselang dua hari menjabat sebagai Gubernur BI, The Fed memberikan kebijakan longgar sehingga suku bunga meningkat 0 persen hingga 0,25 persen selama lebih tujuh tahun," ujar dia.

Tantangan ekonomi lainnya, dia melanjutkan, yakni adanya pelemahan nilai tukar Rupiah akibat aliran modal asing yang tinggi pada Mei-Agustus 2013.

Advertisement

Dia menyebutkan, hadirnya ekonomi digital dalam bentuk Financial Technology (Fintech) juga awalnya sempat menjadi kendala tersendiri. Selain memberikan dampak positif, Agus beranggapan, terdapat pula berbagai pengaruh negatif khususnya bagi bidang ekonomi yang masih konvensional.

"Selain ada dampak positifnya, ada juga dampak negatif seperti mempersempit pembukaan lapangan kerja dan terhadap ekonomi konvensional. Dengan adanya fintech, cybercrime pun harus terus diwaspadai agar sistem moneter bisa terjaga," tutur Agus.

Reporter: Maulandy Rizky Bayu Kencana
Sumber: Liputan6.com

Baca juga:
BI Jateng sediakan Rp 23,2 triliun untuk kebutuhan Lebaran masyarakat
BI beberkan tantangan RI dalam menekan pelemahan Rupiah
Lebaran 2018, BI Solo siapkan Rp 5,034 triliun untuk penukaran uang
Bos BI klaim defisit transaksi berjalan RI masih sehat
Ini tantangan perekonomian Indonesia di tengah ketidakpastian kondisi dunia
Pengamat: Kenaikan suku bunga BI bikin pertumbuhan ekonomi menurun
Bank Indonesia diprediksi akan naikkan lagi suku bunga acuan, ini pemicunya

(mdk/bim)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.