Adhi Karya minta pemerintah ganti biaya LRT akhir 2016
Rencananya, kereta cepat ringan rute Cibubur-Dukuh Atas digarap mulai Agustus mendatang dan tuntas 2017.
PT Adhi Karya menargetkan kereta cepat ringan atau light rail transit (LRT) rute Cibubur-Dukuh Atas bisa digarap mulai Agustus mendatang dan tuntas 2017. Dan, pemerintah diharapkan mengganti pembiayaan proyek senilai Rp 7 triliun itu pada akhir 2016.
Direktur Utama Adhi Karya Kiswodarmawan mengatakan dana pelunasan bakal dimanfaatkan untuk membiayai proyek LRT fase II rute Bekasi Timur-Cawang dan Dukuh Atas-Palmerah-Senayan.
"Kalau kami tunggu pembayaran setelah semua jadi, nanti lama. Makanya skemanya mau seperti itu. Targetnya sebelum pemerintahan Jokowi berakhir, maka proyek LRT dari Bekasi Timur, Cibubur, Dukuh Atas, Glogol dan Bogor bisa selesai," ungkapnya di Kementerian BUMN, Jakarta, Senin (27/7).
Saat ini, Adhi Karya masih menunggu peraturan presiden (Perpres) penugasan pembangunan proyek tersebut.
Kiswodarmawan menjelaskan pemerintah ingin membangun LRT tahun ini. Itu setelah Presiden Joko Widodo menjajal Beijing Airport Express Train saat berkunjung ke China, akhir Maret lalu.
Dengan menggunakan kereta cepat itu, perjalanan dari Beijing ke Beijing International Capital Airport bisa ditempuh dalam 25 menit.
"Bangun LRT sistemnya kayak Turn-Key Project. Kami kerjakan dulu nanti dibeli pemerintah. Dengan skema ini, harga tiket sudah tidak jadi masalah karena akan disubsidi pemerintah," ujarnya.
Baca juga:
Bisakah Jokowi bangun LRT di seluruh kota besar Indonesia
Dirikan badan otoritas, Jokowi ingin setiap kota punya LRT
Jakpro-Adhi Karya beda pandangan, Ahok ragukan proyek kereta ringan
Bahas LRT dengan Adhi Karya, Ahok bertandang ke markas Menteri Rini
Bantah DPRD, Ahok pastikan suntikan dana untuk LRT tak bermasalah