Ada UU tax amnesty, bos BI yakin ekonomi RI tumbuh di atas 5 persen
"Kuartal II-2016 itu 4,94 persen dan untuk satu tahunnya 5,04 persen," kata Agus.
Gubernur Bank Indonesia, Agus Martowardojo optimis pertumbuhan ekonomi Indonesia sepanjang tahun 2016 di atas 5 persen. Kuartal II-2016 saja, Agus menyebut pertumbuhan ekonomi akan mencapai 4,94 persen.
"Kuartal II-2016 itu 4,94 persen dan untuk satu tahunnya 5,04 persen," kata Agus di Istana Negara, Jakarta, Senin (18/7).
Agus menyebut, dengan adanya Undang-Undang Tax Amnesty atau Pengampunan Pajak, pertumbuhan ekonomi akan mudah tercapai. Banyak uang yang masuk ke dalam negeri yang bisa digunakan untuk pembangunan.
"Dengan adanya tax amnesty dan minat yang cukup besar ini, kita cukup optimis nanti itu (pertumbuhan ekonomi akan terkoreksi naik yah. jadi, mungkin itu yang saya bs jelaskan," kata Agus.
Dalam penyusunan APBN-P 2016, Agus mengakui belum menghitung pertumbuhan dengan adanya tax amnesty. Sebab, saat pembahasan APBN-P 2016, UU Tax Amnesty belum disahkan oleh DPR RI.
"Kemarin itu angka kita belum memperhitungkan tax amnesty dan kita sudah kemudian liat UU nya sudah disetujui dan selama periode bulan Juni sampai tanggal 1 Juli saja, dana yang masuk dasri luar kira-kira sudah Rp 108 triliun. itu memberikan satu tanda yang positif lah," tutup Agus.
Baca juga:
Ini 8 instrumen investasi dari menkeu untuk peserta tax amnesty
Dukung Tax Amnesty, BKPM siapkan skema investasi untuk wajib pajak
Ini panduan lengkap untuk wajib pajak yang mau mengambil Tax Amnesty
Jokowi: Tax Amnesty tidak akan terulang, pengusaha segera manfaatkan
Jokowi siap hadapi gugatan UU Tax Amnesty di MK
Bos Bank MNC: Tax Amnesty bakal turunkan suku bunga perbankan
Istana pada pengusaha: UU Tax Amnesty bukan jebakan