Ada skema KPBU, pemerintah harap tak ada lagi proyek mangkrak
Pemerintah memperkenalkan alternatif penyediaan infrastruktur melalui mekanisme Kerja sama Pemerintah dengan Badan Usaha (KPBU) dan Pembiayaan investasi Non Anggaran Pemerintah (PINA). Dengan adanya alternatif ini, diharapkan tidak ada lagi alasan pembangunan terhambat karena pembiayaan yang kurang.
Pemerintah memperkenalkan alternatif penyediaan infrastruktur melalui mekanisme Kerja sama Pemerintah dengan Badan Usaha (KPBU) dan Pembiayaan investasi Non Anggaran Pemerintah (PINA). Dengan adanya alternatif ini, diharapkan tidak ada lagi alasan pembangunan terhambat karena pembiayaan yang kurang.
Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN/Bappenas) Bambang Brodjonegoro mengatakan selama ini banyak proyek yang dibiarkan mangkrak dengan alasan dana APBN tidak cukup. Bahkan, salah satu tol di ibukota seperti proyek tol Bekasi-Cawang-Kampung Melayu (Becakayu) dibiarkan mangkrak 20 tahun lebih.
"Sudah mangkrak 20 tahun itu Tol Becakayu. Nah ini jalan tol yang entah kenapa bisa mangkrak. Kalau kita ambil logika teori ini enggak masuk akal. Karena tol ini menghubungkan dari sub Jakarta yang paling padat. Lalu Bekasi langsung ke tengah kota," ujar Bambang di Gedung Bappenas, Jakarta, Jumat (17/2).
Bambang mengatakan pembangunan proyek jalan tol layang yang memiliki panjang 21,5 km tersebut seharusnya berjalan lancar. Apabila ada inisiatif mencari sumber pendanaan lain selain mengandalkan APBN.
"Itu menjadi salah satu contoh, bahwa ada pihak yang tidak berani mulai menjalankannya. Oleh karena itu kita harapkan skema PINA bisa memecah hal itu. Dari proyek yang tadinya mangkrak karena isu financing kita kasih," ujar Bambang.
Baca juga:
Sempat masuk tiga besar, Menteri Bambang gagal jadi Presiden IFAD
Dari 100 juta turis China, baru 1 persen pilih berlibur ke Indonesia
Mengungkap alasan Jokowi restui Bambang jadi calon Presiden IFAD
Investasi masih jadi roda utama pertumbuhan Indonesia tahun ini
Bappenas sebut kepala daerah penyebab minimnya inovasi kebijakan
Menteri Bambang ingatkan bahaya kutukan sumber daya alam
Menteri Bambang tuntut inovasi pemda optimalkan pembangunan