Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Bappenas sebut kepala daerah penyebab minimnya inovasi kebijakan

Bappenas sebut kepala daerah penyebab minimnya inovasi kebijakan Ilustrasi kemiskinan. ©2013 Merdeka.com/Arie Basuki

Merdeka.com - Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional/Bappenas mencatat ada beberapa faktor yang menyebabkan minimnya inovasi kebijakan dari setiap pemerintah daerah dalam usaha memajukan struktur perekonomian daerah.

Deputi Pengembangan Regional Bappenas, Arifin Rudiyanto, mengatakan sejumlah faktor yang memengaruhi hal tersebut antara lain dari sisi regulasi, perencanaan dan kepemimpinan daerah, koordinasi antar pemangku kepentingan terkait, serta anggaran yang terbatas.

"Kemudian, road map (peta jalan) ke depan, ketersediaan infrastruktur di daerah, hingga kualitas dan kuantitas daerah," ujar Arifin di Gedung Bappenas, Jakarta, Rabu (11/1).

Arifin mengatakan sampai saat ini belum ada pengembangan insentif untuk inovasi daerah. Selain itu, sistem untuk mendukung kinerja inovasi juga belum memadai sehingga dibutuhkan berbagai penguatan kepada sektor tersebut.

"Butuh perintisan data inovasi daerah berbasis online yang bisa dipakai semua pihak. Jadi sistem informasi di suatu daerah bisa diakses oleh semua daerah," kata Arifin.

Arifin menambahkan, kesuksesan inovasi dipengaruhi oleh tiga faktor. Mulai dari sisi kepemimpinan setiap Kepala Daerah, regulasi yang memadai, serta alokasi anggaran yang mencukupi untuk mendorong terjadinya inovasi.

(mdk/sau)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP