LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. UANG

Ada 13 Paket Kebijakan, asumsi makro RAPBN 2017 harusnya lebih baik

"Saya menginginkan ekonomi makro tidak seperti ini."

2016-08-30 21:22:29
Presiden Jokowi
Advertisement

Anggota Badan Anggaran (Banggar) DPR RI Bambang Haryo Soekartono menilai asumsi makro dalam Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) 2017 seharusnya bisa lebih baik dari APBN 2016. Padahal, Presiden Joko Widodo (Jokowi) telah mengeluarkan 13 Paket Kebijakan Ekonomi.

"Saya menginginkan ekonomi makro tidak seperti ini. Harusnya lebih baik karena sudah mengeluarkan 13 paket kebijakan," ujar Bambang di gedung DPR RI, Jakarta, Selasa (30/8).

Dia pun menagih janji pemerintahan Jokowi yang mengatakan perekonomian Indonesia akan lebih baik dan maju dengan adanya paket-paket kebijakan tersebut. Dengan demikian, dia berharap susunan kabinet dalam reshuffle jilid II ini mampu memperbaiki ekonomi Indonesia. Mengingat, banyak pihak yang menilai susunan kabinet yang baru ini lebih baik dari susunan kabinet yang lama.

Advertisement

"Kami yakin sebetulnya bisa dari kabinet yang punya waktu 3 tahun untuk memperbaiki ekonomi kita. Meski Ibu Menteri Keuangan (Sri Mulyani Indrawati) bilang Ini pengaruh ekonomi global. Kita harapkan semoga akan kondisi ekonomi kita bisa membaik," jelas Bambang.

Selain itu, dia menyayangkan Kementerian Perencanaan dan Pembangunan Nasional (PPN/Bappenas) tidak memiliki program untuk mengatasi kebakaran hutan. Mengingat beberapa daerah di Indonesia, kerap mengalami kebakaran hutan.

"Sangat disayangkan di Bappenas tidak ada program infrastruktur kebakaran hutan, Malaysia bangun pipa saat kemarau enggak ada hujan, diguyur pipa berisi air sehingga hutan enggak kering berakibat kebakaran," jelas Bambang.

Advertisement

Dia menambahkan kondisi cuaca di Indonesia yang beriklim tropis membuat intensitas kebakaran hutan menjadi lebih tinggi. Sehingga, program pemadaman kebakaran menjadi penting bagi Indonesia.

Bambang meyakini isu pembakaran hutan dan lahan oleh pihak yang tidak bertanggungjawab tidak selalu benar. "Hutan bukan dibakar tapi karna kering, jadi kalau ada bencana kebakaran akibat cuaca, itu karna tidak disirami" pungkasnya.

Baca juga:
DPR: Target ekonomi RI dan penerimaan negara 2017 seperti anomali
Mulai 1 Oktober, 19 perlintasan kereta api ini ditutup
Target inflasi 4 persen, pemerintah harap Rupiah menguat di 2017
Kadin: WP di Inggris investasi properti jadi sulit direpatriasi
Brexit buka banyak kesempatan kerja sama Indonesia-Inggris
Jokowi sebut sudah terima banyak usulan nama calon menteri ESDM
Kadin sebut kerja sama bisnis Inggris terbatas akibat Brexit

(mdk/sau)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.