LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. UANG

6 Daerah ini gudangnya konflik lahan di Tanah Air

Upaya pemerintah dalam menengahi sengketa lahan ini disebut tidak pernah tuntas.

2016-01-05 15:51:55
Sengketa Lahan
Advertisement

Konsorsium Pembaruan Agraria (KPA) mencatat sepanjang 2015 terdapat enam provinsi penyumbang konflik lahan atau agraria di seluruh Indonesia. Konflik tersebut sampai saat ini belum bisa diselesaikan oleh pemerintah.

Keenam provinsi itu antara lain Riau, Jawa Timur, Sumatera Selatan, Sulawesi Tenggara, Jawa Barat, Sumatera Utara dan Lampung.

Sekertaris Jenderal Konsorsium Pembaruan Agraria Iwan Nurdin mengatakan mandegnya penyelesaian konflik agraria di Indonesia dikarenakan tidak adanya kanal penyelesaian konflik yang efektif dan mampu memenuhi rasa keadilan bagi masyarakat sebagai pihak yang kerap dirugikan.

"Paling banyak konflik di Riau dengan jumlah 36 konflik, Jawa Timur 34 konflik, Sumsel, 23 konflik, Sultra 16 konflik, Jawa Barat dan Sumatera Selatan 15 konflik, serta Lampung 15 konflik," ujarnya di Jakarta, Selasa (5/1).

Iwan mengaku pemerintah tidak pernah tuntas untuk menyelesaikan berbagai konflik ini. Berdasarkan data dari KPA tercatat sedikitnya ada 252 kejadian konflik agraria dengan luasan wilayah konflik mencapai 400.430 hektar dan melibatkan sedikitnya 108.714 Kepala Keluarga (KK).

Pada 2014, pembangunan insfrastruktur menjadi penyebab tertinggi konflik agraria. Di 2015, konflik agraria paling banyak terjadi di sektor perkebunan yakni sebanyak 127 konflik 50 persen.

"Pemerintah tidak ada usaha yang sungguh-sungguh untuk merombak struktur agraria nasional yang selama bercirikan penguasaan mayoritas SDA oleh segelintir pihak-pihak perusahaan maupun perorangan, seharusnya peraturan presiden (perpres) segera di tetapkan," ungkapnya.

Baca juga:
Komnas Ham nilai pemerintah belum serius reforma agraria
2015, konsorsium catat 252 konflik agraria meletus di Indonesia
Pemerintah dinilai masih lemah atasi konflik lahan kelapa sawit
Selama 2015, LBH sebut lebih banyak kasus soal tanah di Yogyakarta
Warga di Ogan Komering Ulu sandera 5 pekerja PT MHP di balai desa
SPI: Konflik lahan petani meningkat 60 persen di era Jokowi
Ogah digusur, warga Zeni Mampang ancam bongkar makam orangtua di TMP

(mdk/bim)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.