LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. UANG

2015, Bank Syariah Mandiri raup laba bersih Rp 289,5 miliar

Naik dari tahun sebelumnya yang hanya Rp 72 miliar.

2016-03-02 16:41:07
Bank Syariah
Advertisement

PT Bank Syariah Mandiri (BSM) mencatatkan perolehan laba bersih Rp 289,58 miliar sepanjang 2015. Naik dari tahun sebelumnya yang hanya Rp 72 miliar.

Direktur Utama Bank Syariah Mandiri Agus Sudiarto mengatakan pendapatan sebesar Rp 6,91 triliun. Tumbuh 6,32 persen dibandingkan pendapatan Bank pada 2014.

"Ini juga karena BSM mencatatkan peningkatan margin bagi hasil bersih sebesar 14,25 persen dari Rp 3,07 triliun per posisi Desember 2014 menjadi Rp 3,5 triliun pada Desember 2015, " kata Agus kepada wartawan di kantornya, Jakarta, Rabu (2/3).

Advertisement

Agus mengklaim pihaknya masih menguasai pangsa pasar syariah. Dengan perincian, total perolehan Dana Pihak Ketiga Rp 62,11 triliun naik 3,83 persen dari sebelumnya Rp 59,82 triliun.

Itu didorong oleh pertumbuhan Giro sebesar 12,12 persen menjadi Rp 5,83 triliun per Desember 2015 dan Tabungan sebesar 10,19 persen menjadi Rp 24,99 triliun per Desember 2015.

Sehingga, total komposisi dana murah naik dari 46,61 persen menjadi 49,63 persen.

Advertisement

BSM saat ini menguasai pangsa pasar Tabungan sebesar 36,41 persen dari total dana tabungan di perbankan syariah. Naik dibandingkan Desember 2014 yang sebesar 35,68 persen.

sementara itu, pembiayaan perseroan tumbuh 3,98 persen menjadi Rp 51,09 triliun. Dari sisi permodalan, pada 2015, BSM mendapat tambahan Rp 500 miliar dan melakukan revaluasi aset senilai Rp 344 miliar.

Sehingga total ekuitas BSM mencapai Rp 5,61 triliun dan sudah masuk kategori Buku III.

Total CAR BSM di kisaran 13 persen. total aset Rp 70,3 triliun, naik 5,12 persen dibanding posisi Desember 2014 sebesar Rp 66,94 persen.

Baca juga:
Perbankan syariah kini buka program layanan keuangan tanpa kantor
OJK: Pendidikan syariah cuma mengajarkan halal dan haram
Penyebab perbankan syariah Indonesia keok dari Malaysia versi OJK
Pemerintah minta bank syariah ikut salurkan KUR
Jaga stabilitas rupiah, BI terbitkan aturan lindung nilai syariah

(mdk/yud)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.