Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

OJK: Pendidikan syariah cuma mengajarkan halal dan haram

OJK: Pendidikan syariah cuma mengajarkan halal dan haram syariah. shutterstock

Merdeka.com - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menilai sistem pendidikan studi ekonomi syariah belum memenuhi kebutuhan industri perbankan. Kebanyakan materi sistem pendidikan perbankan tak mengupas sampai seluk-beluk dunia perbankan syariah sendiri.

"Mengajarkannya hanya mazhab ini halal dan ini haram, ini penting tapi kan tidak cukup, mereka juga harus diperkenalkan dengan sistem bisnisnya, para lulusan ini juga ketika ditanya apa bank syariah, mereka tidak tahu," kata Direktur Perbankan Syariah Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Dhani Gunawan Idhat saat diskusi pelatihan jurnalistik Roadmap Perbankan Syariah Indonesia di Bogor, Sabtu (21/11).

Dia menjelaskan, selain kualitas, kuantitas materi program studi ini juga menjadi salah satu kendala. "Terdapat 72 perguruan tinggi yang memiliki program studi ekonomi syariah, akan tetapi yang diajarkan kepada mahasiswanya tak sampai ke bisinisnya," ujar Dhani.

Maka dari itu, OJK menilai perlu ada pengembangan standar kurikulum perbankan syariah. "Sayang kalau ada lulus dan menyandang gelar sarjana ekonomi syariah, namun tidak dapat terserap di dunia kerja," ucap Dhani.

(mdk/bim)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP