LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. TRENDING

Waspada! Penyakit Ginjal di Usia Muda Alami Peningkatan

Penyakit ginjal tidak hanya menyerang orang tua, tetapi juga dapat dialami oleh kalangan muda. Semua usia berisiko terkena penyakit ginjal.

Jumat, 13 Mar 2026 15:15:00
ginjal
Ilustrasi Ginjal (© 2026 Liputan6.com)
Advertisement

Penyakit ginjal sering kali tidak menunjukkan gejala pada tahap awal, sehingga banyak penderita yang baru menyadari kondisi mereka saat fungsi ginjal sudah mengalami penurunan yang signifikan. Hal ini semakin diperburuk dengan kenyataan bahwa penyakit ini tidak hanya menyerang orang tua, tetapi juga individu di usia produktif.

Menurut drg Tiffany Monica, Analis Kebijakan Penjaminan Manfaat Rujukan Pratama BPJS Kesehatan, data klinis menunjukkan adanya peningkatan kasus penyakit ginjal pada kelompok usia belasan hingga 20 tahun. Ia mengungkapkan kekhawatirannya terkait tren ini.

"Pasien ginjal ada yang di usia belasan tahun, di data klinik ini banyak anak kecil dan usia muda mengalami gagal ginjal," ujarnya dalam acara 'Kidney Health for All, Caring for People, Protecting the Planet' di Hotel Borobudur Jakarta pada Rabu, 11 Maret 2026.

Pernyataan ini menjadi pengingat bagi generasi muda untuk lebih memperhatikan kesehatan organ dalam mereka sejak dini agar tidak terjerumus ke dalam kondisi yang lebih serius. Pada kesempatan yang sama, dokter spesialis penyakit dalam konsultan ginjal dan hipertensi, Pringgodigdo Nugroho, menambahkan bahwa peradangan ginjal atau glomerulonefritis sering terjadi pada anak muda, dan biasanya tidak menunjukkan gejala hingga penyakit tersebut sudah dalam kondisi parah.

Advertisement

"Biasanya anak muda jarang periksa ke dokter dan penyakit ini tidak ada gejala, dan periksa ketika sudah mengeluarkan urinenya berbusa, ini tandanya udah rada parah," jelasnya.

Melakukan Pemeriksaan Kesehatan Secara Rutin

Perwakilan kedeputian kebijakan penjamin manfaat di Pusat BPJS Kesehatan, menjelaskan terjadi pelonjakan penderita penyakit ginjal di kalangan anak muda, pada 11 Maret 2026. © 2026 Liputan6.com

Pemeriksaan kesehatan secara rutin sangat penting karena biaya yang dikeluarkan oleh negara cukup besar. Pada tahun 2025, BPJS Kesehatan telah merencanakan alokasi dana sebesar Rp13,38 triliun untuk menangani kasus gagal ginjal, yang menjadi penyakit katastropik terbesar kedua setelah penyakit jantung.

Advertisement

Lonjakan biaya ini sejalan dengan meningkatnya jumlah kunjungan untuk tindakan hemodialisis, yang mencapai 147 ribu klaim pada tahun tersebut. Oleh karena itu, pemerintah mengubah pendekatan dari pengobatan kuratif ke penguatan layanan primer yang tersedia di Puskesmas.

Masyarakat juga didorong untuk memanfaatkan program Cek Kesehatan Gratis (CKG). Mengenai pentingnya deteksi dini di fasilitas kesehatan terdekat, Monica menyatakan bahwa deteksi dini itu sangat penting.

"Deteksi dini di tingkat primer itu sangat diperlukan untuk mencegah angka-angka yang tadi saya sampaikan," ungkapnya.

Selanjutnya, Pringgodigdo menambahkan bahwa pencegahan dapat dilakukan melalui aktivitas fisik yang aktif, karena hal ini dapat meningkatkan sirkulasi darah. Dengan memastikan ginjal mendapatkan oksigen dan nutrisi yang cukup, racun dapat disaring dengan lebih efektif.

"Karena dengan gerak bisa membakar kalori dan mencegah penyumbatan pembuluh darah," jelasnya.

Oleh karena itu, penting bagi masyarakat untuk memahami manfaat dari pemeriksaan kesehatan rutin dan menjaga pola hidup sehat demi mencegah penyakit yang lebih serius di masa depan.

Gejala Penyakit Ginjal

Tanda-tanda penyakit ginjal sering kali baru terlihat ketika kondisi tersebut sudah mulai memengaruhi fungsi tubuh secara signifikan. Salah satu gejala yang mungkin muncul adalah perubahan pada urine, seperti timbulnya busa atau warna kemerahan akibat adanya darah.

Keadaan ini bisa terjadi karena adanya peradangan di ginjal yang memengaruhi proses penyaringan di organ tersebut. Meskipun demikian, pada tahap awal peradangan, gejala biasanya tidak terlihat dengan jelas.

Advertisement

Oleh karena itu, sangat penting untuk melakukan pemeriksaan kesehatan secara rutin guna mendeteksi gangguan sejak dini. Disarankan untuk melakukan pemeriksaan setidaknya satu kali dalam setahun.

Berita Terbaru
  • Menteri Pariwisata Puji Nilai Historis Bukittinggi dan Jam Gadang, Dorong Potensi Global
  • OJK Maluku Hadirkan SiMOLEK Baronda, Perkuat Edukasi Keuangan Masyarakat Ambon
  • Anggota DPR Soroti Pentingnya Fokus pada Keselamatan KRL Menyeluruh, Bukan Hanya Gerbong Khusus Perempuan
  • Operasi Penertiban Busana Islami di Aceh Barat: 33 Warga Terjaring Razia
  • BBRMP Maluku Perkuat Kapasitas Petani di Kawasan Konservasi, Dorong Pertanian Berkelanjutan
  • berita update
  • bpjs kesehatan
  • gagal ginjal
  • ginjal
  • penyakit ginjal
Artikel ini ditulis oleh
Editor Dani Mardanih
N
Reporter Nurul Hikmah Azzahra, Benedikta Desideria, Aditya Eka Prawira
Disclaimer

Artikel ini dihasilkan oleh AI berdasarkan data yang ada. Gunakan sebagai referensi awal dan selalu pastikan untuk memverifikasi informasi lebih lanjut sebelum mengambil keputusan.

Berita Terpopuler

Berita Terpopuler

Advertisement
Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.