Tiga Pemain Berpotensi Dicoret Usai Emil Audero Mulyadi dkk Gabung ke Timnas Indonesia
Emil Audero, Dean James, dan Joey Pelupessy resmi WNI, 3 pemain Timnas Indonesia terancam dicoret dari skuad 23 pemain.
Setelah resmi menjadi Warga Negara Indonesia (WNI) pada 10 Maret 2025, Emil Audero, Dean James, dan Joey Pelupessy menambah daya saing Timnas Indonesia.
Namun, hal ini juga berdampak pada pengurangan jumlah pemain dalam skuad utama, karena Timnas Indonesia hanya diperbolehkan mendaftarkan 23 pemain untuk pertandingan melawan Australia (20 Maret) dan Bahrain (25 Maret) dalam kualifikasi Piala Dunia 2026. Pelatih Patrick Kluivert kini menghadapi dilema untuk memangkas tujuh pemain dari skuad sementara yang berjumlah 27 pemain.
Proses naturalisasi ketiga pemain tersebut telah menambah daya saing di beberapa posisi. Persaingan yang ketat diprediksi akan menyebabkan beberapa pemain harus tersisih.
Keputusan akhir mengenai pemain yang dicoret sepenuhnya berada di tangan pelatih Patrick Kluivert, dan daftar pemain final akan diumumkan mendekati tanggal pertandingan. Namun, beberapa prediksi telah beredar di berbagai media, berdasarkan analisis dari berbagai sumber berita.
Artikel ini akan membahas prediksi pemain yang berpotensi dicoret, menganalisis posisi dan performa mereka, serta dampaknya terhadap strategi Timnas Indonesia. Meskipun prediksi ini didasarkan pada analisis, penting untuk diingat bahwa keputusan akhir tetap berada di tangan pelatih. Mari kita bahas lebih lanjut siapa saja pemain yang berpotensi dicoret dari skuad Garuda.
1. Ernando Ari Sutaryadi (Penjaga Gawang)
Kedatangan Emil Audero sebagai kiper menambah persaingan ketat di posisi penjaga gawang. Nadeo Argawinata dan Ernando Ari kini menghadapi tantangan besar untuk mempertahankan tempatnya di skuad utama. Ernando Ari, yang dinilai memiliki kelemahan dalam duel udara, berpotensi menjadi salah satu yang dicoret, mengingat ancaman potensial dari tim Australia yang kuat dalam serangan udara.
Persaingan di posisi penjaga gawang ini menunjukkan kedalaman skuad Timnas Indonesia. Namun, hanya satu dari tiga kiper tersebut yang dapat masuk dalam skuad final.
Keputusan pelatih akan sangat menentukan, mempertimbangkan performa dan strategi yang akan diterapkan dalam pertandingan melawan Australia dan Bahrain.
Situasi ini juga menunjukkan komitmen PSSI dalam meningkatkan kualitas Timnas Indonesia. Perekrutan pemain naturalisasi berkualitas tinggi seperti Emil Audero menunjukkan ambisi untuk bersaing di level internasional.
2. Nathan Tjoe-A-On (Pemain Belakang)
Dengan bergabungnya Dean James sebagai bek kiri, persaingan di posisi ini menjadi sangat ketat. Pratama Arhan, Nathan Tjoe-A-On, dan Shayne Pattynama harus bersaing untuk memperebutkan satu tempat di skuad utama. Satu dari tiga pemain tersebut kemungkinan besar akan dicoret, tergantung pada strategi dan pertimbangan pelatih.
Satu pemain yang diprediksi akan dicoret adalah Nathan Tjoe-A-On. Bukan tanpa alasan, Nathan menjadi salah satu pemain Timnas Indonesia yang jarang mendapat menit bermain di musim ini. Hal tersebut dapat menjadi faktor pencoretannya usai kedatangan Dean James.
Kehadiran Dean James tentu akan memberikan opsi baru bagi pelatih Patrick Kluivert dalam meracik strategi pertahanan. Namun, keputusan untuk mencoret salah satu dari tiga pemain tersebut akan menjadi keputusan yang sulit, mengingat kontribusi masing-masing pemain bagi Timnas Indonesia.
Faktor performa dan kebugaran fisik juga akan menjadi pertimbangan penting dalam menentukan pemain yang akan dicoret. Pelatih akan memilih pemain yang dinilai paling siap dan sesuai dengan strategi yang akan diterapkan dalam pertandingan mendatang.
3. Hokky Caraka (Penyerang)
Selain kiper dan bek kiri, beberapa pemain lain juga disebut-sebut berpotensi dicoret. Jumlah penyerang yang menumpuk usai hadirnya Ole Romeny membuat salah satu dari Hokky Caraka, Ramadhan Sananta, dan Ragnar Oratmangoen masuk dalam daftar prediksi. Meski Ragnar Oratmangoen sudah pasti dicoret akibat hukuman akumulasi kartu kuning, satu pemain lain yang diprediksi akan terdampak adalah Hokky Caraka.
Penampilan Hokky Caraka bersama PSS Sleman di musim ini terbilang pasang surut. Hokky tampil apik di awal musim ini dan sempat menjadi andalan Shin Tae-Yong di Piala AFF 2024 lalu. Namun seiring waktu, Hokky justru mulai tersingkirkan dari PSS Sleman.
Meski begitu, tidak dapat dipastikan apakah Hokky benar-benar menjadi pemain yang akan terdampak dengan kehadiran Joey Pelupessy, Dean James dan Emil Audero Mulyadi. Keputusan akhir ada di tangan Kluivert dengan pertimbangan strategi dan kedalaman skuad.
Prediksi 23 Nama Pemain Lawan Australia
Pengumuman resmi mengenai pemain yang dicoret akan segera diumumkan oleh pelatih Patrick Kluivert. Prediksi-prediksi yang beredar di media hanyalah spekulasi dan keputusan akhir sepenuhnya berada di tangan pelatih. Beberapa nama berikut diprediksi akan dibawa oleh Kluivert untuk laga menghadapi Australia pada Kamis (20/3):
Kiper: Maarten Paes (FC Dallas, Amerika Serikat), Emil Audero Mulyadi (Palermo FC, Italia), Nadeo Argawinata (Borneo FC Samarinda)
Bek: Jay Idzes (Venezia, Italia), Mees Hilgers (FC Twente, Belanda), Kevin Diks (FC Copenhagen, Denmark), Rizky Ridho (Persija Jakarta), Jordi Amat (Johor Darul Ta'zim, Malaysia), Sandy Walsh (Yokohama F. Marinos, Jepang), Calvin Verdonk (NEC Nijmegen, Belanda), Shayne Pattynama (KAS Eupen, Belgia), Pratama Arhan (True Bangkok United, Thailand), Eliano Reijnders (PEC Zwolle, Belanda)
Gelandang: Thom Haye (Almere City, Belanda), Joey Pellupesy (Lommel SK, Belgia), Ivar Jenner (Jong Utrecht, Belanda), Marselino Ferdinan (Oxford United, Inggris), Ricky Kambuaya (Dewa United), Egy Maulana Vikri (Dewa United), Dean James (Go Ahead Eagles, Belanda).
Penyerang: Ole Romeny (Oxford United, Inggris), Ramadhan Sananta (Persis Solo), Rafael Struick (Brisbane Roar, Australia)