Terungkap Peran Adik Prabowo, Menhan Sjafrie dan Pria Jepang Dalam Pembebasan Arnold Putra dari Junta Militer Myanmar
Proses pembebasan Arnold melibatkan sejumlah pihak, termasuk tokoh nasional Indonesia dan Jepang.
Arnold Putra, warga negara Indonesia yang sempat ditahan oleh junta militer Myanmar atas tuduhan terlibat dengan kelompok pemberontak bersenjata, kini telah kembali menghirup udara bebas. Proses pembebasannya melibatkan sejumlah pihak, termasuk tokoh nasional Indonesia dan Jepang.
Adik Presiden Prabowo Subianto, Hashim Djojohadikusumo, mengungkapkan bahwa pembebasan Arnold tidak lepas dari peran penting Sasakawa Peace Foundation asal Jepang.
"Saya mengapresiasi dan rasa terima kasih yang tulus kepada Bapak Yohei Sasakawa, Ketua Sasakawa Peace Foundation, atas bantuan beliau yang sangat berarti dalam proses pembebasan Arnold, warga negara Indonesia yang ditahan di Myanmar," ujar Hashim dalam pernyataan tertulis yang diterima Kamis (24/7/2025).
Hashim menjelaskan bahwa keterlibatan Yohei Sasakawa dimulai setelah ia memfasilitasi perkenalan Sasakawa dengan Menteri Pertahanan RI, Sjafrie Sjamsoeddin. Melalui jalur ini, diplomasi kemanusiaan pun dijalankan.
Dikenal memiliki kedekatan dengan pimpinan militer Myanmar, Yohei Sasakawa menjadi sosok kunci dalam membangun komunikasi dengan junta, membuka peluang untuk menyelesaikan kasus Arnold secara damai.
"Atas permintaan langsung dari Menhan Sjafrie, Bapak Sasakawa berkenan melakukan pendekatan diplomatik. Beliau segera terbang ke Yangon dan mengadakan pertemuan dengan pihak militer Myanmar. Dalam pertemuan tersebut, disepakati keputusan penting untuk membebaskan Arnold," jelas Hashim.
Dalam pernyataannya, Hashim juga menekankan rasa syukur dan apresiasi dari Indonesia atas sikap empatik yang ditunjukkan Sasakawa. Ia menilai tindakan tersebut mencerminkan nilai-nilai kemanusiaan yang melampaui batas negara.
"Semoga kerja sama ini menjadi landasan yang lebih kuat bagi hubungan kemanusiaan dan diplomasi di kawasan Asia," tandasnya.