Secangkir Teh Bikin Tensi Tinggi Debat Panas DPR Vs Menkeu Sri Mulyani Menjadi Tawa Pecah
Rapat tegang menjadi cair saat secangkir teh Sri Mulyani datang.
Wakil Ketua Komisi XI, DPR RI dari Fraksi PDI Perjuangan, Dolfie Othniel Frederic debat panas dengan Menteri Keuangan, Sri Mulyani. Perdebatan itu menyebabkan ruangan menjadi hening dan mencekam.
Perwakilan DPR mencecar Sri Mulyani perihal permintaan untuk menggunakan Saldo Anggaran Lebih (SAL) sebanyak Rp85,6 triliun, yang akan digunakan untuk menutup defisit Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2025.
Namun, di tengah perdebatan, muncul seorang pria yang mengantarkan secangkir teh ke meja Sri Mulyani. Momen itu membuat suasana rapat menjadi cair dan banyak anggota yang hadir menjadi tertawa. Simak ulasannya sebagai berikut.
Debat Panas DPR vs Menkeu saat Rapat
DPR menentang keras Sri Mulyani yang meminta Saldo Anggaran Lebih (SAL) yang akan digunakan untuk menutup defisit Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) tahun 2025 yang melebar menjadi Rp662 triliun.
DPR mengatakan jika sebelumnya, Menkeu meminta persetujuan dengan DPR agar dilakukan pemblokiran. Namun, kini Menkeu memohon untuk pemblokiran tersebut dibuka.
“Padahal waktu blokir datang ke kita, atas nama penghematan kami minta persetujuan DPR. DPR dengan senang hati menyetujui namanya penghematan,” ucap Dolfie Othniel Frederic.
“Nah ketika blokir dibuka implikasinya hutang nambah menggunakan SAL dan sebagainya. Gitu loh,” lanjutnya.
Sri Mulyadi berusaha menjelaskan dengan kalimat yang lebih santai perihal tanggapan dari Dolfie Othniel Frederic. Namun, suasana tidak kunjung mencair. Sebaliknya, rapat menjadi semakin memanas.
Tawa Pecah saat Secangkir Teh Datang
Beberapa saat ketika Menkeu masih memberikan penjelasan kepada DPR, tiba-tiba datang seorang pria yang mengantarkan secangkir teh ke meja Sri Mulyani. Hal itu membuat Menkeu langsung menghentikan kalimatnya.
“Kita berikan waktu untuk teh datang dulu. Terima kasih ya pak ya. Alhamdulillah,” ucap Menkeu Sri Mulyani.
Usai Sri Mulyani mengucapkan kalimat tersebut, para peserta rapat yang tadinya saling adu argumen dan bersitegang perihal keuangan negara, bisa sedikit bernafas lega. Mereka tersenyum dan tertawa karena secangkir teh yang baru datang.
Menurut Sri Mulyani, kedatangan secangkir teh itu bisa mencairkan suasana dan ia menilai bahwa pria yang membawa teh tersebut datang di waktu yang tepat.
“Dia tahu timingnya untuk datang,” kata Sri Mulyani.
Setelahnya, Menkeu Sri Mulyani melanjutkan penjelasannya kepada DPR tentang keuangan negara dengan suasana yang lebih cair.