Rekaman Video Terbaru IDF Bom Markas Rudal Balistik Iran 'Kami Hancurkan Sebelum Diluncurkan ke Israel'
Angkatan Udara Israel menyerang jauh ke dalam wilayah Iran demi hancurkan rudal Khorramshahr.
Pasukan Pertahanan Israel (IDF) menerbitkan rekaman serangan fasilitas rudal balistik Iran 'Khorramshahr' yang berjarak 2.200 km.
Melansir dari The Times of Israel, rekaman video IDF menggambarkan penargetan fasilitas rudal balistik Iran di wilayah Yazd, tempat Iran menyimpan rudal jarak jauh Khorramshahr.
Angkatan Udara Israel (IAF) menerbangkan jet tempur sejauh 2.200 kilometer (1.400 mil) dari Israel untuk menyerang lokasi target.
Menurut informasi yang mereka bagikan, lokasi itu menjadi tempat Iran menyimpan sekitar 60 rudal yang sebelumnya ditembakkan ke Israel.
Target Terjauh Israel
Laporan dari Kepala IAF Mayjen Tomer Bar dalam pernyataan yang dipublikasikan mengatakan bahwa serangan itu terjadi di markas rudal Imam Hussein yang berada di wilayah Iran Tengah.
Tepat pada siang hari serangan dilakukan dari jet tempur dan menjadi target terjauh yang pernah diserang hingga sekarang.
"Di siang bolong, kami mengejutkan markas rudal Imam Hussein di Iran tengah, target terjauh yang pernah kami serang hingga saat ini," ujar Mayjen Tomer Bar.
Tomer Bar mengatakan serangan itu adalah upaya pencegahan terhadap rudal Khorramshahr yang kabarnya akan diluncurkan ke Israel. Demi mencegah hal itu terjadi, IAF menyerang terlebih dahulu tempat penyimpanan rudal.
"Kami menghancurkan rudal Khorramshahr sebelum diluncurkan ke Israel dan menyerang terowongan yang digunakan untuk menyimpan rudal," sambungnya.
Detik-detik Serangan Israel ke Rudal Iran
Rekaman detik-detik serangan Israel sempat dipublikasikan oleh IDF pada Minggu (22/6) kemarin.
Melansir dari Instagram @hnaftali, Senin (23/6) serangan udara dilancarkan tepat di atas langit gudang misil dekat Yazd, Iran.
Jet tempur Israel telah membidik sebuah bangunan berwarna kuning yang disebut berisi rudal dan senjata yang dipergunakan Iran untuk menyerang Israel.
Tanpa waktu lama, jet tempur langsung membidik target dari jarak jauh dan tepat mendarat di gudang tersebut. Ledakan besar pun langsung terjadi hingga membuat bangunan terbakar.
Mendukung serangan itu, Tomer Bar menegaskan serangan itu dilakukan untuk melemahkan musuh sebelum menyerang Israel.
"Kami terus melancarkan gelombang serangan di seluruh Iran, mengganggu kemampuan musuh untuk meluncurkan salvo ke wilayah Israel, melemahkan kemampuan daya tembak mereka, dan beroperasi secara tegas untuk mempertahankan garis depan Israel dan mengurangi tembakan roket," tambahnya.