Momen Tangisan Keluarga Pecah hingga Hampir Pingsan saat Penyerahan Jenazah Korban Tragedi Bekasi
Jenazah mulai diserahkan kepada pihak keluarga masing-masing korban sekitar pukul 17.30 Wib. Satu persatu jenazah pun diserahkan.
RS Polri telah menyerahkan jenazah korban kecelakaan antara kereta api jarak jauh (KAJJ) dan KRL di Stasiun Bekasi Timur. Total ada 10 orang yang telah teridentifikasi dalam insiden maut tersebut.
Pantauan merdeka.com, jenazah mulai diserahkan kepada pihak keluarga masing-masing korban sekitar pukul 17.30 Wib. Satu persatu jenazah pun diserahkan.
Salah satunya yakni karyawan dari salah satu media tv nasional yaitu Nur Ainia Eka Rahmadhyna (32). Wanita yang beralamat di Tambun Selatan, Bekasi itu turut menjadi korban kecelakaan kereta tersebut.
Tak hanya keluarga, pihak tempat korban bekerja pun juga turut menjemput dari RS Polri dan mengantarkan ke kediaman korban. Dalam penyerahan para jenazah tersebut, keluarga korban pun terlihat tak kuat menahan air mata. Mereka menangis hingga hampir pingsan.
Berikut Identitas 10 Jenazah yang Teridentifikasi:
1. Tutik Anitasari (P/31) alamat Cikarang Barat, Bekasi
2. Harum Anjasari (P/27) alamat Cipayung, Jakarta Timur
3. Nur Alimantun Citra Lestari (P/19) alamat Pasar Jambi
4. Farida Utami (P/52) alamat Cibitung Bekasi
5. Vica Acnia Fratiwi (P/23) alamat Cikarang Barat, Bekas
6. Ida Nuraida (P/48) alamat Cibitung, Bekasi
7. Gita Septia Wardany (P/20) alamat Cibitung, Bekasi
8. Fatmawati Rahmayani (P/29) alamat Bekasi Selatan, Kota Bekasi
9. Arinjani Novita Sari (P/25) alamat Tambun Selatan, Bekasi
10. Nur Ainia Eka Rahmadhyna (P/32) alamat Tambun Selatan, Bekasi.
PT KAI Minta Maaf
Pada Senin, 27 April 2026, PT Kereta Api Indonesia (Persero) menyampaikan permohonan maaf kepada pelanggan terkait insiden operasional yang terjadi di Stasiun Bekasi Timur, yang termasuk dalam Daerah Operasi 1 Jakarta.
Insiden ini berdampak pada perjalanan kereta api dan menimbulkan kekhawatiran di kalangan pelanggan serta keluarga yang menunggu kabar.
"Kami menyampaikan permohonan maaf atas kejadian ini. Fokus kami saat ini adalah memastikan seluruh penumpang dan petugas mendapatkan penanganan secepat mungkin dan sebaik mungkin," kata Vice President Corporate Communication KAI, Anne Purba.
Anne menambahkan bahwa pihaknya terus berkoordinasi dengan semua pihak terkait di lapangan untuk mengatasi situasi ini. KAI memastikan bahwa semua upaya saat ini difokuskan pada proses evakuasi penumpang dan awak sarana, serta penanganan korban di lokasi kejadian dengan mengutamakan keselamatan.
Perusahaan juga berkomitmen untuk memberikan pembaruan informasi secara berkala seiring dengan perkembangan penanganan di lapangan. Untuk informasi lebih lanjut, pelanggan dapat menghubungi layanan resmi KAI melalui WhatsApp di nomor 0811-2223-3121 atau Call Center di 121.