Kesaksian Satu-satunya Penumpang Selamat Air India Jatuh, Terungkap Pesawat Bermasalah Sejak Awal
Sosok pria Inggris satu-satunya penumpang selamat Air India mengungkap kronologi peristiwa kecelakaan.
Seorang pria Inggris menjadi satu-satunya korban selamat dalam kecelakaan pesawat Air India yang menewaskan 241 orang pada Kamis (12/6) kemarin. Pesawat itu jatuh di asrama mahasiswa kedokteran di wilayah meghaninagar, Ahmedabad, negara bagian Gujarat, kurang dari semenit setelah lepas landas di Ahmedabad di negara bagian Gujarat.
Pria bernama Vishwashkumar Ramesh ditemukan dalam kondisi hidup dengan hanya mengalami luka pada bagian wajah dan beberapa anggota tubuh lainnya.
Vishwashkumar Ramesh sempat berada di India selama beberapa hari untuk mengunjungi keluarganya dan akan kembali ke Inggris bersama saudaranya, Ajay Kumar Ramesh.
Namun ia tak menyangka bahwa musibah besar akan ia alami meskipun keberuntungan juga masih dipihaknya. Usai mendapat perawatan, Ramesh sempat memberikan kesaksiannya saat detik-detik kecelakaan terjadi. Seperti apa ulasannya? Simak informasi berikut ini.
Korban Selamat Satu-satunya
Dikutip dari BBC, Jumat (13/6) Vishwashkumar Ramesh berada di kursi 11A dalam penerbangan Boeing 787 tujuan London yang diberangkatkan dari Bandara Internasional Sardar Vallabhbhai Patel di Ahmedabad pada pukul 13:39 waktu setempat (08:09 GMT), kata Air India. Pesawat itu dijadwalkan mendarat di London Gatwick pada pukul 18:25 BST.
Vishwashkumar Ramesh merupakan seorang pengusaha yang lahir di India dan telah tinggal di Inggris sejak 2003.
Pada saat itu, ia Vishwash tengah berada di India selama beberapa hari untuk mengunjungi keluarganya dan akan kembali ke Inggris bersama saudaranya, Ajay Kumar Ramesh (45).
Ia mengatakan bahwa saudaranya Ajay duduk di baris yang berbeda di pesawat.
“Kami mengunjungi Diu. Ia bepergian dengan saya dan saya tidak dapat menemukannya lagi. Tolong bantu saya menemukannya,” katanya.
Dalam kecelakaan itu semua penumpang dan awak lainnya tewas termasuk 169 warga negara India dan 52 warga negara Inggris. Menariknya, Vishwashkumar Ramesh menjadi satu-satunya penumpang yang selamat dari peristiwa tersebut dan berhasil dievakuasi ke rumah sakit.
Tidak Tahu Apa yang Terjadi
Saudara laki-laki Ramesh, Nayan Kumar Ramesh, mengatakan kepada BBC News bahwa Vishwashkumar tidak tahu bagaimana dia bisa selamat dan lolos dari pesawat sebagai satu-satunya yang selamat.
"Kami semua terkejut begitu mendengar apa yang terjadi, benar-benar terkejut. Tidak bisa berkata apa-apa."
"Dia (Vishwashkumar) sendiri tidak tahu bagaimana dia selamat, bagaimana dia bisa keluar dari pesawat," katanya.
Meski lolos dari maut, kondisi psikis Vishwashkumar sempat terganggu dan terus menanyakan kondisi Ajay saudaranya.
"Senang sekali melihat dia [Vishwashkumar] baik-baik saja" tetapi dia khawatir dengan saudaranya yang lain, Ajay, yang juga ikut dalam pesawat."
"Ketika dia menelepon kami, dia lebih khawatir dengan saudara saya yang lain, seperti 'Temukan Ajay, temukan Ajay.' Hanya itu yang dia pedulikan saat ini," kata Nayan Kumar.
Seorang kerabatnya membeberkan kondisi Kumar saat pertama kali ditemukan.
"Dia mengalami beberapa luka di wajahnya. Dia berlumuran darah. Saya rasa dia baik-baik saja. Ini sangat mengejutkan," jelasnya.
Pesawat Bermasalah Pasca Lepas Landas
Dalam video yang beredar di media sosial, saat pertama kali ditemukan Ramesh dapat berjalan menuju ambulans, dengan asap mengepul di latar belakang. Ia kemudian terlihat di ranjang rumah sakit saat bertemu dengan menteri dalam negeri India Amit Shah.
Dr Dhaval Gameti, yang merawat Ramesh, menjelaskan kondisi terkini pasien 'ajaibnya' tersebut.
"Ia mengalami disorientasi, dengan banyak luka di sekujur tubuhnya. Namun, ia tampaknya sudah tidak dalam bahaya," kata Dhaval.
Vishwashkumar sempat memberikan keterangan kepada Hindustan Times terkait kejadian yang menimpanya itu.
"Tiga puluh detik setelah lepas landas, terdengar suara keras dan kemudian pesawat itu jatuh. Semuanya terjadi begitu cepat," ujar Vishwash.
Ia mendefinisikan lingkungan sekitarnya yang saat itu sangat mengerikan sesaat setelah keluar dari pesawat.
“Ketika saya bangun, ada mayat-mayat di sekeliling saya. Saya takut. Saya berdiri dan berlari. Ada serpihan pesawat di sekeliling saya. Seseorang memegang saya dan memasukkan saya ke dalam ambulans dan membawa saya ke rumah sakit,” tandasnya.
Peristiwa itu terjadi begitu cepat beberapa saat setelah lepas landas. Pilot langsung memberikan panggilan MAYDAY kepada pengendali lalu lintas udara.
Dalam visual yang dibagikan oleh kantor berita PTI menunjukkan asap hitam tebal mengepul ke langit dari bandara.
Menurut PTI, pesawat itu kehilangan ketinggian segera setelah lepas landas dan menabrak tempat tinggal dokter BJ Medical College di daerah Meghaninagar, Ahmedabad.