Berlibur adalah kesempatan yang luar biasa untuk mengeksplorasi lokasi-lokasi baru dan merasakan budaya yang berbeda. Namun, sayangnya, tidak semua orang memiliki pandangan yang sama.
Beberapa wisatawan sering kali menunjukkan sikap acuh tak acuh terhadap peraturan dan berperilaku semena-mena di tempat yang mereka kunjungi. Tindakan seperti membuang sampah sembarangan, mengambil artefak bersejarah, hingga mencoret-coret dinding atau objek wisata menjadi hal yang biasa.
Salah satu contoh yang terlihat dalam gambar di atas adalah seorang wisatawan yang memanjat pagar setinggi 7 kaki demi mendapatkan foto selfie yang sempurna di Taman Nasional Grampians, Australia. Selain itu, terdapat pula kasus turis yang digigit oleh kuda kerajaan akibat mengabaikan peringatan yang ada.
Papan peringatan jelas menyatakan bahwa berdiri di lokasi tersebut bisa berisiko digigit oleh kuda. Banyak orang merasa kesal dengan perilaku tersebut.
Advertisement
Advertisement
Berikut adalah potret dari tindakan turis yang tidak mematuhi peraturan di tempat wisata, diambil dari Liputan6.com dan Bored Panda pada Kamis (26/9/2024).
Abaikan larangan tidak mendekati kuda, turis ini terjatuh ke lantai setelah berdiri di dekat penunggang kuda yang mengawal raja
Dua wisatawan asal Irlandia yang berada di Bologna, Italia, dikenakan denda sebesar 500 euro atau setara Rp8,4 juta, setelah mereka telanjang di air mancur Neptunus
Sekelompok wisatawan di Yellowstone keluar dari kendaraan dan berlari menghampiri sepasang beruang, ibu dan anak. Salah satu dari mereka bahkan mengangkat seorang anak
Artikel ini dihasilkan oleh AI berdasarkan data yang ada. Gunakan sebagai referensi awal dan selalu pastikan untuk memverifikasi informasi lebih lanjut sebelum mengambil keputusan.
Tak semua turis bule berbuat negatif di Bali. Contohnya adalah turis asal Belanda ini. Dengan suka rela dia mengumpulkan sampah yang ada di Pantai Kuta.