Gokil, Pria Ini Sukses Jualan Ayam Kampung Goreng dalam Sehari Habiskan 400 Ekor dan Omzet Rp70 Juta
Berikut kisah inspiratif seorang pria yang sukses jualan ayam kampung goreng.
Kisah inspiratif kembali datang dari seorang pria penjual ayam kampung goreng. Dalam sehari, Ia mengaku mampu menghabiskan sekitar 400 ekor ayam. Dari penjualannya itu, Ia pun mampu mencapai omzet puluhan juta setiap harinya.
Kisah pria penjual ayam goreng ini sontak berhasil mencuri perhatian publik. Apalagi bagi masyarakat yang hendak atau sudah memiliki usaha di rumah.
Lantas bagaimana kisah inspiratif seorang pria yang sukses jualan ayam kampung goreng? Melansir dari akun YouTube Liputan Kuliner, Senin (19/5), simak ulasan informasinya berikut ini.
Habiskan 400 Ekor Sehari
Siapa yang tidak mengenal rumah makan Ayam Kampung dan Bebek Goreng Gama Mbak Tik. Mungkin bagi sebagian besar masyarakat Semarang sudah tidak asing lagi dengan tempat makan tersebut.
Saking ramenya, pria ini mengaku bisa menghabiskan sekitar 400 ekor ayam kampung setiap harinya. Tidak heran apabila Ia mampu meraih omzet hingga Rp60-70 juta setiap harinya.
"400an (ekor) ini," ungkap penjual ayam kampung goreng ini.
"Bisa sampai hampir Rp60-70 juta ini," jelasnya.
Tidak sendiri, dikatakan bahwa tempat makan ini memiliki karyawan sebanyak 22 orang. Karyawan tersebut pun memiliki tugas dan tanggung jawab yang berbeda-beda.
"Karyawan ada 22 orang," paparnya.
Punya 4 Cabang
Bagi yang ingin mencicipi kelezatan ayam kampung goreng dan bebek goreng, tidak perlu khawatir antre banyak.
Sebab, tempat makan yang telah dibuka sejak tahun 1970an ini telah memiliki 4 cabang. Di mana, cabang-cabang tersebut tersebar di seluruh penjuru Semarang, Jawa Tengah.
"Ini cabangnya banyak yo Mas?," tanya pemilik video.
"Banyak. Ada di MH Thmamin, Poncol, Simpang Lima, Banyumanik. Ada 4 (cabang)," jelas pria ini sembari membersihkan bebek untuk diungkep dengam bumbu.
Tidak Ada Hari Libur
Kesuksesannya dalam membangun bisnis ini tentu ada perjuangan dan kerja keras yang dilakukan. Salah satunya adalah tidak ada hari libur.
Meski begitu, untuk Hari Raya maupun apabila ada acara, tempat makan ini akan diliburkan.
"Berarti aktivitas setiap hari ya Mas, kayak gini ya?," tanya perekam video.
"Iya, setiap hari," jawabnya.
"Tidak ada liburnya ya ini?," tanyanya lagi.
"Tidak ada. Kalau ada acara, baru libur. Hari besar, tidak libur. Liburnya itu mau puasa sama Idul Adha. Idul Fitri libur," jelasnya.