Cewek Cantik Asal Indonesia Bocorkan Hal Normal di China, tapi Jadi Aneh buat Orang RI
Begini keunikan China yang tidak pernah dijumpai di Indonesia hingga disebut normal.
China saat ini menjadi salah satu negara dengan perkembangan ekonomi dan tekonologi yang sangat pesat. Tak heran jika negara ini kini menjadi salah satu negara maju di dunia.
Bukti kemajuan China dibuktikan sendiri oleh seorang Warga Negara Indonesia (WNI) bernama Melisa Novianti yang memperlihatkan beberapa hal yang tak ada di Indonesia.
Lewat unggahan Instagram pribadinya @melisanovianti, Ia memberikan gambaran perbedaan budaya masyarakat hingga penerapan teknologi futuristik. Seperti apa potretnya? Simak informasi berikut ini.
Perbedaan Anak Sekolah dan Literasi
Perbedaan budaya pertama yang membedakan dengan Indonesia meliputi anak sekolah dan kesadaran literasi.
Di Indonesia, siswi kebanyakan diwajibkan memakai rok saat datang ke sekolah. Namun siswi di China diwajibkan memakai seragam celana panjang dan bukan rok.
"Di China termasuk di Shenzen, mayoritas siswi sekolah memakai seragam celana panjang, bukan rok," tulisnya.
Selain itu, anak-anak TK di China sudah diajarkan praktek dasar rumah tangga hingga pengenalan teknologi seperti memasak dan membuat robot.
"Anak-anak TK di China udah diajarin praktek masak sampai coding dasar dan robotik mini," tambahnya.
Keunikan lain adalah banyak toko buku di China yang mendesain toko mereka dengan futuristik agar memancing minat warganya untuk datang.
"Banyak toko buku yang futuristik," tambah Melisa.
Teknologi Inovatif
Hal unik lain di China berkaitan dengan teknologi yang inovatif. Seperti inovasi di bidang transportasi seperti mobil yang unik dan futuristik. Bahkan setiap pameran yang dilaksanakan, ada beberapa mobil yang didesain unik dan lain dari yang lain.
"Car exhibition di China selalu unik, salah satunya mobil tank dari Great Wall Motors ini dilapisi bahan bulu berwarna pink. Ada yang mau beli?"
"Banyak mobil masa depan yang gokil," sambungnya.
Selain transportasi, teknologi informasi di China juga tak kalah canggih. Warga lokal (warlok) sekarang tak perlu mengeluarkan uang untuk membayar. Mereka membayar hanya dengan wajah dan telapak tangan.
"Negara cashless. Warlok nggak perlu bawa dompet/HP, bayar pakai muka atau telapak tangan," jelasnya.
China juga termasuk negara yang paling gencar memproduksi ponsel HP. Tak heran jika negara ini sering memperkenalkan HP model baru setiap saat.
"Selalu jadi negara yang launch HP terbaru," tambahnya.
Keunikan Bisnis dan Dagang
Hal unik berikutnya yang ada di China berlaku juga di bisnis dan dagang. Seperti cara berdagang yang unik dan jarang ada di Indonesia.
"Kalau mau beli udang, nangkep sendiri ya guys."
"Promo lewat speaker dengan suara nyablak. Mereka sering pakai speaker nyaring yang ngomong terus: Semangka cuma 9.9 RMB! Beli satu nyesel, gak beli lebih nyesel! Suaranya kaya MC konser," jelasnya lagi.
Keunikan berikutnya yang tak ada di Indonesia adalah di China, bioskop hanya menjual popcorn karamel dan tidak ada rasa asin.
"Di bioskop China nggak jual popcorn asin, jadi cuma ada popcorn caramel," tambahnya.
China juga menerapkan parkir yang cukup mahal. Jika di Indonesia parkir mobil berkisar ribuan hingga belasan ribu, di China harga parkir satu jam mencapai puluhan ribu.
"Harga parkir mobil di mall China 1 jam, 15RMB alias Rp34 ribu (ini di kota tier 1 ya)," tandasnya.
Budaya dan Kebiasaan Masyarakat
Perbedaan yang terakhir berkaitan dengan budaya dan kebiasaan masyarakat. Salah satunya berkaitan dengan kebersihan dan hajat.
"Rata-rata toilet China nggak ada jetwasher jadi ceboknya pakai tisue. Ada banyak toilet yang nggak sediain tisu gratis, jadi harus beli kayak gini sepanjang 50cm-an bayar 0,8 RMB kalau nggak salah," tandasnya.
Masyarakat di China juga kurang menyukai mall dan lebih memilih pergi ke aktivitas alam saat akhir pekan tiba.
"Pas weekend, warlok kurang suka ke mall. Biasanya mereka abisin waktu buat beraktivitas outdoor sama keluarga," sambungnya.
Keunikan selanjutnya adalah terdapat makanan aneh yaitu tahu busuk yang justru menjadi salah satu makanan lezat di China.
"Pasti banyak yang takut cobain ChouDoufu/tahu busuk ini. Awalnya sama, tapi ternyata enak dan bikin nagih," pungkasnya.