Atlet PON Jabar Siti Nur Rahayu Terbaring Kritis karena Pecah Usus, Tak Punya BPJS
Siti sudah terbaring sakit selama dua bulan di rumahnya di Kampung Seni Baru, Kelurahan Jayawaras, Kecamatan Tarogong Kidul, Garut.
Kabar memilukan datang dari dunia olahraga tanah air. Siti Nur Rahayu (22), atlet rugby putri asal Kabupaten Garut, Jawa Barat, yang pernah berjuang di Pekan Olahraga Nasional (PON) 2024, kini harus berjuang sendirian melawan penyakit serius tanpa biaya dan jaminan kesehatan.
Kisah pilu Siti menjadi sorotan publik setelah diunggah oleh akun Instagram @pembasmii.kehaluan. Dalam video yang dibagikan pada Kamis (5/2), terlihat kondisi Siti yang terbaring lemah di rumah sederhananya di kawasan padat penduduk Kampung Seni Baru, Kelurahan Jayawaras, Kecamatan Tarogong Kidul, Garut.
Dikutip dari unggahan akun Instagram @pembasmii.kehaluan, Siti diketahui menderita pecah usus dan sudah terbaring sakit selama hampir dua bulan terakhir. Ironisnya, di tengah kondisi yang mengharuskan tindakan operasi segera, Siti mengaku belum mendapatkan perhatian dari pemerintah daerah setempat.
Tak Punya BPJS dan Bantuan KONI Nihil
Dalam percakapan yang terekam di video tersebut, Siti dengan suara lirih menjawab pertanyaan perekam mengenai ada tidaknya bantuan dari pemerintah atau induk organisasi olahraga.
"Sejauh ini dari Pemda maupun KONI, ada pernah memberikan bantuan gak?" tanya wartawan dalam video tersebut.
"Gak ada," jawab Siti singkat.
Lebih lanjut, akun @pembasmii.kehaluan juga menyoroti fakta miris bahwa Siti tidak memiliki jaminan kesehatan (BPJS). Hal ini membuat pihak keluarga kebingungan menanggung biaya operasi besar yang tidak sedikit. Padahal, Siti merupakan satu-satunya atlet rugby putri asal Garut yang berhasil menembus skuad kontingen daerah di ajang nasional.
Tanggapan dari Berbagai Warganet
Siti yang dulu mengharumkan nama daerah kini merasa dilupakan. Dalam keterangan video tersebut, Siti mengungkapkan kekecewaannya.
"Saya hanya ingin sembuh. Dulu saya bertanding membawa nama Garut, sekarang saya berharap ada yang peduli," ungkap Siti dengan nada getir, seperti dikutip dari caption unggahan tersebut.
“Cita-cita yg mulia jadi atlet tapi tidak menjamin kebahagiaan hidup, saat senang orang begitu mendekat saat susah hilang bagai angin 😢 semoga segera lekas dapat bantuan” timpal akun @ marcellotanuwijaya97
“Gass Pak Gub @dedimulyadi71 Hatur Nuhun sateuacana..” timpal aun @ kang_e_mon.088027
“Alasan kenapa indo tu atlet ny dikit yg berprestasi dan gabisa bersaing di olimpik ya gini, bwt ngejer it tu benefit ny kurg Ama kerja keras ny” timpal akun @ hey.im_v
Reporter magang : Muhammad Naufal Syafrie