LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. TRENDING

Asal Uang Rp300 Miliar yang Dipamerkan KPK Terungkap, Ternyata Pinjam dari Bank

Jaksa Eksekusi KPK, Leo Sukoto Manalu, menyatakan bahwa KPK meminjam dana sebesar Rp300 miliar dari BNI Mega Kuningan.

Jumat, 21 Nov 2025 14:31:00
kpk
Polisi berjaga di depan tumpukan uang sebesar Rp 300 miliar dipamerkan di gedung Merah Putih Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Jakarta, Kamis (20/11/2025). (merdeka.com/ Rendi Saputra)
Advertisement

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah menjelaskan asal mula uang sebesar Rp300 miliar yang ditampilkan dalam acara serah terima pengembalian kerugian negara akibat korupsi dari investasi fiktif yang melibatkan Mantan Direktur Utama PT Taspen (Persero) Antonius Kosasih dan Direktur Utama PT IIM periode 2016-2024, Ekiawan Heri Primaryanto. Menurut pernyataan Jaksa Eksekusi KPK, Leo Sukoto Manalu, dana tersebut dipinjam oleh KPK dari BNI Mega Kuningan sebesar Rp300 miliar.

“Kita minjam tadi pagi jam 10. Peminjaman uang ini, masih bisa komunikasi dengan BNI Mega Kuningan, mohon dipinjamin uang Rp300 miliar,” ungkap Leo kepada wartawan di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, seperti yang dilaporkan pada Jumat (21/11/2025).

Setelah meminjam uang tersebut untuk ditampilkan, Leo menegaskan bahwa dana itu akan segera dikembalikan ke BNI.

“Jadi uang ini kami pinjam dari BNI Mega Kuningan dan jam 4 sore kita akan kembalikan lagi uang ini,” jelas Leo.

Advertisement

Mengenai pengamanan, Leo menjamin bahwa aparat penegak hukum akan mengawasi dengan ketat proses peminjaman hingga pengembalian uang tersebut.

“Jadi kalau masalah pengamanan kita sudah amankan dari perjalanan dari sana ke sini. Kita juga dibantu pengamanan dari kepolisian,” tambah Leo.

Advertisement

Tujuan Uang Dipamerkan

Petugas merapikan tumpukan uang sebesar Rp 300 miliar yang dipamerkan di gedung Merah Putih Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Jakarta, Kamis (20/11/2025). (Liputan6.com/Helmi Fithriansyah) © 2025 Liputan6.com

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah menyerahkan dana sebesar Rp883 miliar kepada PT Taspen. Uang tersebut merupakan aset yang berhasil disita dari investasi fiktif yang melibatkan mantan Direktur Utama PT Taspen, Antoius Kosasih, dan Direktur PT IIM periode 2016-2024, Ekiawan Heri Primaryanto, yang menyebabkan kerugian bagi negara. Penyerahan ini berlangsung pada Kamis, 20 November 2025.

Pada saat konferensi pers, KPK juga memamerkan uang hasil rampasan dari kasus korupsi yang mencapai Rp300 miliar dari total Rp883.038.394.268. Plt Deputi Penindakan dan Eksekusi KPK, Asep Guntur Rahayu, mengungkapkan bahwa langkah ini diambil dengan tujuan tertentu.

"Mungkin rekan-rekan media bertanya, kenapa sampai harus dihadirkan uangnya di sini? Bisa saja kan kami langsung datang ke Pak Dirut, Pak Rony untuk menyerahkan. Ini biar kelihatan takutnya kan! oh bener nggak sih ini diserahkan? jangan-jangan nggak diserahkan atau diserahkan sebagian gitu kan seperti itu," jelas Asep.

Advertisement

"Nah ini biar juga memberikan, memperlihatkan kepada rekan-rekan dan juga masyarakat khususnya bahwa uang tersebut telah diserahkan kepada PT Taspen," katanya.

Berita Terbaru
  • Surat Pemanggilan Beredar, 4 Pemain Persija Berpeluang Perkuat Timnas Indonesia di Piala AFF 2026
  • Fokus Inovasi dan Akses Pasar, Pertamina Perkuat UMK Naik Kelas di Tengah Dinamika Global
  • IFG Life dan Mandiri Inhealth Kolaborasi Dorong Generasi Muda Siap Secara Finansial
  • Wagub Rano Akui Keterbatasan Fasilitas Satpol PP: Institusi Besar Tapi Tidak Punya Mako
  • Sentuhan Pemberdayaan BRI Perkuat Lompatan Desa Sumberejo Pacitan Jadi Motor Ekonomi Desa yang Kian Bersinar
  • berita update
  • konten ai
  • korupsi
  • kpk
  • taspen
Artikel ini ditulis oleh
Editor Dani Mardanih
M
Reporter Muhammad Radityo Priyasmoro, Randy Ferdi Firdaus
Disclaimer

Artikel ini dihasilkan oleh AI berdasarkan data yang ada. Gunakan sebagai referensi awal dan selalu pastikan untuk memverifikasi informasi lebih lanjut sebelum mengambil keputusan.

Berita Terpopuler

Berita Terpopuler

Advertisement
Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.