LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. TRENDING

AS Perintahkan Warganya Segera Tinggalkan Irak

AS juga mengimbau warganya agar membatalkan rencana perjalanan ke Irak demi keselamatan.

Selasa, 21 Apr 2026 16:05:00
amerika serikat
Bendera Amerika Serikat (© AP Photo)
Advertisement

Kedutaan Besar Amerika Serikat (AS) di Baghdad mengeluarkan peringatan perjalanan yang diperbarui pada Senin, 20 April 2026, dan mendesak semua warga negaranya untuk segera meninggalkan Irak karena meningkatnya risiko keamanan. Dalam pernyataan resminya, United States Embassy in Baghdad menekankan larangan bepergian ke Irak dengan alasan apa pun.

"Jangan bepergian ke Irak. Segera tinggalkan Irak jika Anda berada di sana," tulis peringatan tersebut, seperti dikutip dari laman Anadolu Agency, Selasa, 21 April.

Kedutaan juga memberikan peringatan bahwa milisi yang berafiliasi dengan Iran masih merencanakan serangan terhadap warga negara AS serta kepentingan Amerika di berbagai daerah di Irak, termasuk wilayah utara. Bahkan, terdapat dugaan bahwa beberapa elemen yang terhubung dengan pemerintah Irak memberikan dukungan baik secara politik, finansial, maupun operasional kepada kelompok-kelompok tersebut.

Meskipun demikian, wilayah udara Irak telah dibuka kembali secara terbatas, dan penerbangan komersial mulai beroperasi. Namun, warga AS yang ingin menggunakan jalur udara disarankan untuk tetap waspada terhadap kemungkinan ancaman, seperti serangan rudal, drone, dan roket.

Advertisement

Warga AS Dilarang Datangi Kedubes, Cukup Komunikasi Jalur Elektronik

Kedutaan menegaskan bahwa operasional misi diplomatik AS di Irak masih berlangsung, meskipun dalam kondisi evakuasi terbatas, untuk membantu warga negaranya yang masih berada di wilayah itu. Namun, warga diminta untuk tidak mendatangi langsung kantor kedutaan di Baghdad atau konsulat jenderal di Erbil karena tingginya risiko keamanan.

Mereka disarankan untuk berkomunikasi melalui jalur elektronik. Peringatan ini dikeluarkan di tengah meningkatnya ketegangan regional setelah serangan gabungan yang dilancarkan oleh Amerika Serikat dan Israel terhadap Iran pada 28 Februari.

Advertisement

Iran selanjutnya membalas dengan serangan ke Israel serta negara-negara lain di kawasan yang menjadi lokasi aset militer AS.

Advertisement

Konflik tersebut sempat mereda setelah semua pihak menyepakati gencatan senjata selama dua pekan pada 8 April, yang dimediasi oleh Pakistan. Namun, situasi keamanan di kawasan masih dianggap rentan dan berpotensi kembali memanas.

Berita Terbaru
  • Modus “Helikopter” hingga Tangki Modifikasi, Ini Cara Pelaku Akali BBM Subsidi
  • Indonesia Bidik Kebangkitan di Thomas dan Uber Cup Finals 2026, Eksklusif di Vidio
  • AS Perintahkan Warganya Segera Tinggalkan Irak
  • Sosok IDS, Pelajar Yogyakarta Korban Pengeroyokan Brutal hingga Meninggal Dunia
  • Komisioner KPI: Media Penyiaran Jadi Ruang Wujudkan Keadilan Bagi Perempuan
  • amerika serikat
  • berita update
  • irak
  • iran
Artikel ini ditulis oleh
Editor Dani Mardanih
T
Reporter Teddy Tri Setio Berty
Disclaimer

Artikel ini dihasilkan oleh AI berdasarkan data yang ada. Gunakan sebagai referensi awal dan selalu pastikan untuk memverifikasi informasi lebih lanjut sebelum mengambil keputusan.

Berita Terpopuler

Berita Terpopuler

Advertisement
Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.