LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. TRENDING

AS dan Iran Baku Tembak di Selat Hormuz, ini Kronologinya

Trump menyatakan bahwa tiga kapal perusak Angkatan Laut AS pernah melintas di Selat Hormuz dan terkena tembakan dari Iran, tetapi tidak mengalami kerusakan.

Jumat, 08 Mei 2026 13:01:00
iran
Rudal Iran yang diluncurkan ke Israel. (Pasukan Garda Revolusi Iran)
Advertisement

Amerika Serikat dan Iran terlibat baku tembak pada Kamis, 7 Mei, dalam insiden yang dianggap paling serius sejak gencatan senjata antara kedua negara diberlakukan sebulan lalu. Meskipun demikian, kedua belah pihak menegaskan bahwa situasi tidak berkembang menjadi konflik yang lebih besar.

Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, menyatakan bahwa gencatan senjata masih berlaku dan berusaha meredakan kekhawatiran terkait eskalasi terbaru ini.

"Itu hanya sentuhan ringan," ujar Trump kepada reporter ABC, sebagaimana dikutip dalam unggahan di media sosialnya, Jumat (8/5/2026).

Di sisi lain, militer Iran menuduh Amerika Serikat menyerang dua kapal yang memasuki Selat Hormuz dan melancarkan serangan udara di wilayah Iran. Sebagai respons, Teheran mengklaim telah menyerang kapal-kapal militer AS di kawasan timur Selat Hormuz dan selatan Pelabuhan Chabahar.

Advertisement

Komando militer gabungan tertinggi Iran menyebut bahwa sasaran serangan AS meliputi sebuah kapal tanker minyak Iran, Pulau Qeshm, serta wilayah pesisir Bandar Khamir Sirik, dikutip dari Channel News Asia, Jumat.

Juru bicara Markas Besar Pusat Khatam al-Anbiya menyatakan bahwa serangan balasan Iran menyebabkan "kerusakan signifikan".

Advertisement

Namun, Komando Pusat Militer AS (CENTCOM) membantah adanya kerusakan terhadap aset militernya. Menurut CENTCOM, pasukan Iran meluncurkan rudal, drone, dan perahu cepat untuk menyerang tiga kapal perusak Angkatan Laut AS. Militer AS mengklaim bahwa serangan tersebut berhasil digagalkan dan mereka kemudian membalas dengan menyerang lokasi peluncuran rudal, drone, dan sejumlah target lain milik Iran.

"CENTCOM tidak menginginkan eskalasi, tetapi tetap berada dalam posisi siap untuk melindungi pasukan Amerika," demikian pernyataan militer AS.

Trump juga mengatakan bahwa tiga kapal perusak Angkatan Laut AS sempat melintas di Selat Hormuz di bawah tembakan Iran, tetapi tidak mengalami kerusakan.

"Kerusakan besar justru terjadi pada pihak penyerang Iran. Mereka hancur total bersama banyak perahu kecil," tulis Trump di platform Truth Social.

Media pemerintah Iran, Press TV, melaporkan bahwa situasi di pulau-pulau Iran dan kota pesisir di sekitar Selat Hormuz telah kembali normal setelah beberapa jam baku tembak.

Gencatan Senjata di Tengah Tekanan yang Meningkat

Matahari terbit di balik kapal tanker yang berlabuh di Selat Hormuz di lepas pantai Pulau Qeshm, Iran, Sabtu, 18 April 2026. (AP Photo/Asghar Besharati) © 2026 Liputan6.com

Ketegangan terbaru antara Washington dan Teheran muncul saat AS menunggu jawaban dari Iran mengenai proposal untuk mengakhiri konflik secara resmi. Namun, proposal tersebut belum menyentuh isu-isu krusial yang menjadi akar permasalahan, seperti permintaan AS agar Iran menghentikan program nuklirnya serta membuka kembali jalur pelayaran di Selat Hormuz.

Sebelum terjadinya konflik, selat strategis ini mengelola sekitar seperlima dari total pasokan minyak dan gas dunia. Teheran mengungkapkan bahwa mereka belum mengambil keputusan terkait proposal yang diajukan oleh Washington.

Sejak gencatan senjata diberlakukan pada 7 April, kedua negara telah beberapa kali terlibat dalam bentrokan sporadis. Pada hari Senin lalu, militer AS melaporkan bahwa mereka telah menghancurkan enam perahu kecil Iran dan mencegat rudal jelajah serta drone Iran yang berusaha mengganggu operasi pembukaan jalur pelayaran di Selat Hormuz.

Advertisement

Di tengah situasi yang tegang ini, Amerika Serikat juga mengambil langkah untuk menjatuhkan sanksi baru terhadap seorang wakil menteri perminyakan Irak dan tiga pemimpin milisi yang dituduh memiliki hubungan dengan Iran.

Berita Terbaru
  • SMAN 1 Pontianak Tolak Ikut Final Ulang LCC 4 Pilar Kalbar
  • Beda dengan Pemerintah Soal Dam Haji di Pindahkan ke Indonesia, MUI: Tidak Ada Dalil yang Kuat
  • Polda Metro Pastikan Ibadah Kenaikan Yesus Kristus Berjalan Aman
  • FOTO: Trump dan Xi Jinping Bahas Taiwan dan Perdagangan di Beijing
  • Israel Terus Melanggar Gencatan Senjata di Gaza, BoP Malah Minta Hamas Lucuti Senjata
  • amerika serikat
  • berita update
  • iran
  • perang iran vs israel dan as
  • selat hormuz
Artikel ini ditulis oleh
Editor Dani Mardanih
T
Reporter Teddy Tri Setio Berty
Disclaimer

Artikel ini dihasilkan oleh AI berdasarkan data yang ada. Gunakan sebagai referensi awal dan selalu pastikan untuk memverifikasi informasi lebih lanjut sebelum mengambil keputusan.

Berita Terpopuler

Berita Terpopuler

Advertisement
Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.