LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. TEKNOLOGI

[Video] Ngeri! Begini cara nyamuk minum darah manusia

Mengapa gigitan nyamuk sebabkan bentol di kulit?

2015-12-17 15:22:00
Penelitian
Advertisement

Jika ditanya hewan apa yang paling mematikan di dunia, jawabannya mungkin adalah nyamuk. Setiap tahunnya, diperkirakan ada 600.000 orang lebih meninggal akibat gigitan nyamuk.

Gigitan nyamuk tidak membunuh, namun penyakit-penyakit yang ditularkan lewat gigitan itu lah yang akhirnya merenggut nyawa manusia, contohnya malaria atau demam berdarah.

Akan tetapi, nyamuk sejatinya tidak menggigit karena tidak mempunyai gigi. Saat menyedot darah manusia, nyamuk menggunakan mulutnya yang berbentuk pipa berujung tajam, mirip jarum suntik bernama propbosis.

Advertisement

Nyamuk minum darah manusia © YouTube/Hyper Science

Ada dua propbosis yang dimiliki oleh nyamuk, pertama digunakan untuk menyuntikkan air liur pengencer darah yang mengandung zat bius agar gigitan tidak terasa sakit. Sementara itu, mulut kedua nyamuk dipakai untuk menyedot darah manusia.

Advertisement

Seperti yang diperlihatkan video di bawah, mulut nyamuk itu akan mencari pembuluh darah terdekat yang bisa dicapainya. Kemudian, secara terus menerus mengisap darah sampai perut si nyamuk penuh. Saat darah tersedot, daerah di sekitar pembuluh darah itu akan berubah menjadi pucat dan kebiruan, tanda kekurangan darah.

Mengapa bekas gigitan nyamuk meninggalkan rasa gatal dan bentol?

Saat nyamuk menancapkan mulutnya ke pembuluh darah dan menyuntikkan air liur, tubuh akan mendeteksinya seperti infeksi virus atau bakteri. Hal itu akan membuat tubuh melepaskan zat anti bodi berupa histamin.

Nah, histamin itu akan memicu pembuluh darah untuk terbuka lebih lebar, agar banyak darah bisa masuk ke bekas gigitan tadi. Perlu diketahui, semakin deras aliran darah, artinya semakin banyak sel darah putih yang masuk ke area itu sehingga semakin mudah tubuh memerangi zat 'penyusup' itu. Tetapi, seringkali tubuh terlalu banyak melepaskan histamin, akhirnya daerah bekas gigitan nyamuk itu meradang (bengkak0 dan terasa gatal.

Sumber: YouTube-Hyper Science, smithsonian.com, mosquito.net

Baca juga:
Penelitian ungkap 4 alasan manusia tak bisa berhenti Facebookan
Kenapa warna baju cepat pudar jika sering dijemur?
Penduduk Negara Adidaya ini buka smartphone 8 miliar kali sehari
5 Prediksi sosok jenius di bidang teknologi yang salah kaprah
Benarkah ini makam Sultan Sulaiman si penakluk Eropa yang hilang?
Benarkah gigitan laba-laba mutan bisa ubah manusia jadi Spiderman?
Salamander berumur 200 tahun sebesar anjing ditemukan di China

(mdk/bbo)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.