Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Benarkah gigitan laba-laba mutan bisa ubah manusia jadi Spiderman?

Benarkah gigitan laba-laba mutan bisa ubah manusia jadi Spiderman? Spiderman 3. ©2014 Merdeka.com/fanpop.com

Merdeka.com - Dalam film Spiderman, Peter Parker dapat berubah menjadi manusia laba-laba super setelah tergigit laba-laba mutan yang terpapar radiasi zat-zat radioaktif. Namun, apakah hal itu bisa benar-benar terjadi di dunia nyata?

Jawabannya adalah tidak. Saat tergigit laba-laba mutan, menurut ilmuwan hal yang bakal terjadi adalah gatal-gatal, nyeri, di beberapa kasus parah bisa sampai pingsan atau kematian. Tidak ada ceritanya manusia bisa berubah menjadi superhero akibat gigitan laba-laba.

Alasannya, jumlah radiasi maksimal yang bisa dikandung oleh laba-laba hanya 0,00003-0,000003 mikro sievert (mSv). Angka itu jauh di bawah radiasi yang dimiliki oleh CT Scan, yakni 6 mSv termasuk aktivitas merokok yang bisa menembus angka 53 mSv per tahun.

Efek radioaktif akibat terkena gigitan serangga terpapar radiasi itu bahkan diperkirakan sama seperti saat makan sebuah pisang. Ya, jarang diketahui bila pisang mengandung zat radioaktif Potassium-40.

Dan yang lebih penting hewan terkena radiasi tidak berarti hewan itu menjadi zat radioaktif. Jadi tubuh serangga itu tidak bisa memutasi tubuh manusia. Bahkan tergigit beruang besar yang sudah terekspos radiasi tidak akan cukup untuk menimbulkan ancaman kesehatan akibat radiasinya. Jadi, Spiderman itu tidak benar-benar ada di dunia nyata di mana kita berada.

Sumber: Daily Mail

(mdk/bbo)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP